Stres Lihat Istri Belanja Online Rp600 Juta, Suami Ancam Bunuh Diri

Haibunda Dipublikasikan 04.00, 14/11/2019 • Siti Hafadzoh

Bunda sempat ikut hari belanja online 11.11 atau biasa juga dikenal dengan Singles Day? Tapi, jangan sampai kalap ya, Bun. Nanti bisa terjadi masalah seperti yang dialami seorang pria di Cina.

Pria berusia 29 tahun bernama Wang dari Sichuan merasa tertekan karena istrinya, Zhan menghabiskan banyak uang ketika Singles Day. Wang sampai memutuskan untuk bunuh diri karena kelakuan istrinya.

Wang sangat emosional ketika istrinya punya banyak tagihan selama Singles Day. Zhan telah belanja online lebih dari 300 ribu Yuan atau setara Rp600 juta untuk membeli tas, parfum mahal, pakaian, dan sebagainya.

Pria itu mengatakan bahwa ia hanya mendapat gaji beberapa ribu Yuan dalam sebulan. Hanya Wang yang mencari nafkah.

Dulu, Zhan pernah bekerja di perusahaan properti. Tapi, setelah melahirkan, Zhan memutuskan untuk berhenti bekerja.

Ketika Wang tahu istrinya kalap belanja online, dia kehabisan akal dan memutuskan untuk bunuh diri. Wang tidak tahu bagaimana cara membayar belanjaan istrinya itu.

Ilustrasi belanja online/ Foto: iStock

Untungnya, polisi berhasil membujuk Wang agar tidak bunuh diri. Mereka membawa pria itu pulang dan memberi tahu keluarganya.

Setelah kejadian itu, Zhan berjanji tidak akan terobsesi dengan belanja online lagi. Dia juga bersumpah tidak akan membeli apa pun. Wang mengatakan bahwa ia akan mencoba mencari uang untuk membayar tagihan belanja istrinya.

Diskon besar-besaran di Singles Day mungkin sangat menggiurkan ya, Bun. Bisa-bisa tanpa sadar kita membeli semua barang yang kita inginkan. Padahal belum tentu kita butuh.

Tapi, belanja ketika diskon sah saja kok. Asal, perhatikan lagi nih apakah memang barang tersebut Bunda butuhkan.

"Membedakan antara kebutuhan dan keinginan adalah kunci ketika berbelanja barang diskon. Tapi itu kan balik lagi, apakah kita membutuhkan barang-barang yang kita beli tersebut? Jangan sampai barang-barang yang kita beli tersebut nanti akhirnya kita buang doang," kata psikolog anak dan keluarga Anna Surti Ariani.

Jadi, jangan sampai kalap belanja online ya, Bun. Enggak mau kan punya tagihan yang menggunung seperti pasangan suami istri tadi?

Artikel Asli