Starting XI Terburuk di Premier League: Ada Kepa, Alexis Sanchez, Hingga Fernando Torres

bola.net Dipublikasikan 16.30, 06/08
Alexis Sanchez (c) AFP
Pemain berlabel bintang, dengan harga pembelian setinggi langit, tak menjamin prestasi di kancah tertinggi dunia sepak bola. Terlebih dalam kompetisi yang paling mencuri atensi saat ini, Premier League.

Bola.net - Pemain berlabel bintang, dengan harga pembelian setinggi langit, tak menjamin prestasi di kancah tertinggi dunia sepak bola. Terlebih dalam kompetisi yang paling mencuri atensi saat ini, Premier League.

Klub-klub raksasa Inggris terbilang cukup boros dalam mengeluarkan uangnya. Sebab dibutuhkan komposisi skuat yang mumpuni agar bisa keluar sebagai pemenang dalam kompetisi tersebut.

Sayangnya, tidak ada yang bisa menjamin seorang pemain bisa bersinar di klub barunya. Hal ini memberikan kerugian yang cukup besar terhadap klub yang terdampak.

Tentu saja, pemain yang mendapatkan label flop tersebut tidak hanya satu-dua nama saja. Bahkan mereka bisa disusun dalam bentuk satu kesebelasan. Berikut ini pemain-pemain terburuk sekaligus termahal di Premier League, seperti yang dilansir dari situs Givemesport.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

Halaman 1 dari 11

GK - Kepa Arrizabalaga (Chelsea, 72 Juta Pounds)

Kepergian Thibaut Courtois membuat Chelsea harus turun ke bursa transfer guna mencari kiper baru. Tanpa berlama-lama, mereka langsung merekrut Kepa Arrizabalaga dari Athletic Bilbao seharga 72 juta pounds.

Nilai tersebut secara otomatis membuatnya jadi penjaga gawang termahal dunia. Namun, 24 bulan kemudian, the Blues direpotkan dengan tugas menjualnya ke klub lain karena performa yang tidak berimbang dengan harganya.

Kerugian yang diberikan Kepa terhadap Chelsea tidak hanya berbentuk harga transfer saja. Perlu diketahui bahwa pemain asal Spanyol tersebut menerima gaji sebesar 150 ribu pounds per pekan - tertinggi kedua di Chelsea saat ini.

Halaman 2 dari 11

LB - Benjamin Mendy (Man City, 52 Juta Pounds)

Manchester City terbilang cukup royal dalam membelanjakan uangnya untuk merekrut pemain anyar. Pada tahun 2017, tim berjuluk the Citizens tersebut memboyong Benjamin Mendy ke Etihad dengan harga 42 juta pounds.

Sulit untuk menilai performa Mendy selama berseragam Manchester City. Jangankan itu, melihatnya beraksi di lapangan pun bukan perkara yang mudah. Bagaimana tidak, Mendy jarang dimainkan oleh City.

Ia melewatkan 85 pertandingan karena mengalami cedera. Dan, meskipun dirinya dalam kondisi yang sehat nan bugar, Josep Guardiola selaku pelatih kerap mengesampingkan Mendy dan memilih sosok lain di sektor pertahanan.

Halaman 3 dari 11

CB - Davinson Sanchez (Tottenham, 42 Juta Pounds)

Tottenham membutuhkan bek baru, dan tidak sungkan-sungkan untuk memecahkan rekor pembeliannya pada tahun 2017 lalu. Sebanyak 42 juta pounds mereka gelontorkan demi mendapatkan pemain berdarah Kolombia, Davinson Sanchez.

Sayangnya, ia tidak memberikan kesan positif. Terkadang juga dirinya harus menyaksikan pertandingan dari kursi cadangan lantaran kalah saing dengan kombinasi Jan Vertonghen dan Toby Alderweireld.

Halaman 4 dari 11

CB - Eliaquim Mangala (Man City, 44 juta Pounds)

Begitu tahu kalau Mangala adalah pemain berpotensi, Manchester City langsung menyodorkan uang sebesar 44 juta pounds guna merekrutnya dari FC Porto. Tidak sampai di situ, mereka juga memberinya gaji sebesar 12,5 juta pounds.

Sayangnya, Mangala hanya dimainkan sebanyak 57 kali di pentas Premier League sampai kemudian pnidah ke Valencia. Itu artinya, Manchester City membayarnya seharga satu juta pounds tiap satu penampilan di Premier League.

Halaman 5 dari 11

RB - Serge Aurier (Tottenham, 23 Juta Pounds)

Spurs mengeluarkan uang sebesar 23 juta pounds untuk merekrut Serge Aurier pada tahun 2017. Memang bukan angka yang besar, dan cukup pantas untuk ukuran pemain yang jarang ditampilkan oleh Tottenham.

Sejauh ini, Aurier hanya mencatatkan 58 penampilan dalam tiga musim bersama Tottenham. Beberapa kali juga ia harus menepi dari lapangan lantaran mengalami cedera.

Halaman 6 dari 11

LW - Alexis Sanchez (Man United, Gratis)

Manchester United tidak mengeluarkan uang sepeser pun untuk merekrut Alexis Sanchez dari Arsenal. Jika waktu bisa diputar kembali ke tahun 2018, maka publik akan sepakat kalau MU diuntungkan dalam transfer ini.

Namun the Red Devils cukup mengorbankan banyak uang demi melihatnya beraksi di Old Trafford. Sanchez dilaporkan menerim gaji sebesar 60 juta pounds per tahunnya. Nilai ini tidak sebanding dengan performanya di lapangan.

Sanchez hanya mampu bertahan selama satu setengah musim, dan mencetak tiga gol dari 32 penampilan di ajang Premier League. MU membayar 19,8 juta pounds per gol di liga dan 28 ribu pounds per sentuhan. Sungguh merugi.

Halaman 7 dari 11

CM - Tiemoue Bakayoko (Chelsea, 40 Juta Pounds)

Bakayoko sudah tidak lagi tampil sebagai pemain Chelsea dalam dua musim terakhir. Namun, ia masih terikat kontrak sampai sekarang. Selama ini, ia memperkuat AC Milan dan Monaco sebagai pemain pinjaman.

Chelsea menggelontorkan uang sebesar 40 juta pounds hanya untuk merekrutnya di tahun 2017 lalu. Namun sampai sekarang, gelandang berkebangsaan Prancis tersebut hanya tampil sebanyak 29 kali di Premier League.

Halaman 8 dari 11

CM - Danny Drinkwater (Chelsea, 34 Juta Pounds)

Dengan statusnya sebagai penggawa inti Leicester City yang menjadi juara Premier League 2016, sudah pasti the Blues membutuhkan dana yang besar untuk merekrutnya. Benar, mereka mengeluarkan uang 34 juta pounds untuk itu.

Drinkwater datang setahun setelah mantan rekan setimnya di Leicester City, N'Golo Kante, tiba di Stamford Brigde, tapi nasibnya jauh berbeda. Ia hanya mencatatkan 12 penampilan di Premier League dan sekarang memperkuat Aston Villa sebagai pemain pinjaman.

Halaman 9 dari 11

RW - Angel Di Maria (Man United, 60 Juta Pounds)

Di Maria tiba di Old Trafford pada tahun 2014 diiringi dengan sejumlah harapan. Salah satunya adalah menghapus nasib buruk the Red Devils pasca ditinggalkan Sir Alex Ferguson setahun sebelumnya.

Sayangnya, ia gagal memberikan kesan yang positif. Di Maria hanya memperkuat Manchester United selama satu musim lalu hijrah ke PSG. Bersama klub Prancis itu, Di Maria tampil impresif dengan menciptakan 81 gol dan 87 assist.

Halaman 10 dari 11

ST: Fernando Torres (Chelsea, 50 Juta Pounds)

Momen ketika gagal menjebol gawang yang kosong langsung meruntuhkan citra Fernando Torres sebagai bomber handal. Tidak bisa dimungkiri, Torres adalah pemain paling flop pada daftar kali ini.

Pria berkebangsaan Spanyol itu hanya mampu menghasilkan 20 gol dari 110 pertandingan di Premier League. Sementara the Blues terus memberinya gaji sebesar 150 ribu pounds per pekan.

Halaman 11 dari 11

ST: Andy Carroll (Liverpool, 35 Juta Pounds)

Liverpool tidak berada di posisi yang menguntungkan saat Torres memutuskan hengkang ke Chelsea. Secara panik, the Reds langsung merekrut Andy Carroll dari Newcastle United tanpa memperhitungkan harganya.

Carroll sempat absen selama dua bulan karena cedera. Dan saat menginjakkan kaki di lapangan, pria berdarah Inggris itu tidak menghasilkan performa seperti yang diharapkan.

Ia hanya membukukan enam gol saja dari 42 penampilannya di Premier League. Setelah tiga musim membela Liverpool, Carroll memutuskan pindah ke West Ham dan pada akhirnya kembali ke pelukan Newcastle United musim ini.

(Givemesport)

Artikel Asli