Staf KS Terduga Teroris Akan Dikeluarkan Jika Terbukti

CNN Indonesia Dipublikasikan 04.57, 15/11/2019 • CNN Indonesia

Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan karyawan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang ditangkap Densus 88 Antiteror akan dikeluarkan sebagai karyawan BUMN jika terbukti terlibat dalam aksi teror.

"Apabila secara hukum yang bersangkutan terbukti bagian dari aksi teror, maka orang tersebut bukan lagi menjadi bagian dari Kementerian BUMN. Hal ini sesuai dengan hukum yang berlaku di negara ini," ujarnya dalam keterangan resmi, dilansir Antara, Jumat (15/11).

Satu orang karyawan perusahaan baja pelat merah itu ditangkap Densus 88 Antiteror di Banten, pada Rabu (13/11). Belum diketahui penangkapan itu terkait atau tidak dengan aksi teror bom di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, pada pagi harinya.

Menurut Erick, terorisme adalah tindak kejahatan yang menimbulkan ketakutan masif, menimbulkan korban, merusak objek vital atau strategis, dan mengancam keamanan negara.

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan KS Pria Utama mengatakan karyawan yang ditangkap adalah staf setingkat supervisor di perseroan. Bukan petinggi atau manajemen.

"Manajemen mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh aparatur hukum dalam rangka memerangi terorisme di Indonesia," imbuh dia.

Pria menambahkan bahwa manajemen menghormati dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum yang berlaku.

Artikel Asli