Sri Mulyani Unggah Foto Bareng Jokowi, Cerita Krisis Dahsyat dan Bank Bangkrut

kumparan Dipublikasikan 10.50, 13/08 • kumparanBISNIS
Presiden Joko Widodo didampingi Menkeu Sri Mulyani (kanan) mengikuti KTT LB G20 dari Istana Bogor, Kamis (26/3). Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengunggah foto kebersamaannya dengan Jokowi dalam dua kesempatan berbeda. Kesamaan dari keduanya adalah sama-sama berada di situasi krisis.

Bagian foto pertama yang diunggah Sri Mulyani di akun instagram, menggambarkan kebersamaannya dengan Jokowi saat Indonesia mengalami krisis ekonomi dahsyat, pada 1998 silam.

"Tahun 1998 - Indonesia mengalami krisis ekonomi yang dahsyat. Ekonomi merosot tajam minus 13,7 persen, mata uang rupiah kolaps dari Rp 2.350 menjadi Rp 16.000 per dolar Amerika. Banyak perusahaan dan bank besar kecil mengalami kebangkrutan," tulis Sri Mulyani, Kamis (13/8).

Dia menambahkan, foto kebersamaannya dengan Jokowi 22 tahun silam itu merupakan kegiatan seminar ekonomi pada 14 Agustus 1998, yang berlangsung di Solo. Pengundang dan sponsor seminar tersebut adalah Jokowi, seorang pengusaha eksportir furnitur.

Joko Widodo (kanan) saat mengikuti seminar ekonomi bersama Sri Mulyani (kiri) dan Jaya Suprana (kedua dari kiri) pada 14 Agustus 1998. Foto: Facebook/Mayor Haristanto

Sebagai eksportir furnitur, lanjutnya, Jokowi justru mendapatkan berkah luar bisa dalam kondisi krisis tersebut. Karena penerimaan ekspor dalam dolar AS melonjak lebih dari enam kali lipat.

Dalam unggahannya 22 tahun setelah kejadian itu, yakni saat ini. Sri Mulyani memuji Jokowi. "Pak Jokowi menggunakan windfallprofit secara bijaksana dengan menambah kapasitas produksi, berhasil memanfaatkan situasi krisis justru untuk mengembangkan usahanya."

Joko Widodo (kanan) saat mengikuti seminar ekonomi bersama Sri Mulyani (kiri) dan Jaya Suprana (tengah) pada 14 Agustus 1998. Foto: Facebook/Mayor Haristanto

Sebagian foto kebersamaan mereka berdua adalah saat ini, ketika dia menjabat Menteri Keuangan dalam kabinet bentukan Presiden Jokowi. Mengenang masa-masa krisis ekonomi 22 tahun silam, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut juga menyebut saat ini sedang terjadi krisis.

"22 tahun kemudian, Pak Jokowi adalah Presiden Republik Indonesia, dan saya diminta beliau menjadi Menteri Keuangan. Dunia menghadapi krisis akibat Pandemi COVID-19. Di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi kita berupaya mengatasinya," imbuh Sri Mulyani.

Menteri Keuangan Sri Mulyani berbicara di depan Presiden dan Wakil Presiden Foto: Instagram @smindrawati

Mengakhiri kenangannya, Sri Mulyani pun mengingatkan generasi muda Indonesia untuk senantiasa menyiapkan masa depan.

"Kalian 22 tahun ke depan bisa menjadi apa saja. Rajut masa depanmu dengan tidak berhenti belajar, bekerja keras, jujur dan cerdas. Miliki mental baja, jangan menyerah menghadapi cobaan dan ujian apa pun. Jangan lupa selalu berdoa..!" pungkasnya.

Artikel Asli