Sri Mulyani Sudah Transfer Gaji Ke-13 Sebesar Rp13,57 Triliun hingga Siang Ini

Bisnis.com Dipublikasikan 09.01, 10/08 • Edi Suwiknyo
Menteri Keuangan Sri Mulyani menunjukan bukti pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan di Kantor DJP, Jakarta, Selasa (10/3/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Hingga pukul 12.00 WIB, gaji ke-13 yang sudah ditransfer mencapai Rp5,47 triliun, sementara pensiunan ke-13 sebesar Rp8,1 triliun sehingga totalnya mencapai Rp13,57 triliun.

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan pemerintah telah mencairkan gaji ke-13 bagi pegawai negeri sipil (PNS) mulai hari ini, Senin (10/8/2020).

Selain gaji ke-13, pemerintah juga mentransfer uang pensiun ke-13 ke PT Taspen (Persero) bagi pensiunan PNS, TNI, dan Polri ke-13 yang bakal dicairkan mulai hari ini.

"Gaji dan pensiun 13 dibayarkan hari ini, 10 Agustus sesuai dengan kesiapan adminsitrasi, regulasi pemerintah pusat dan daerah," ujar Sri Mulyani, Senin (10/8/2020).

Hingga pukul 12.00 WIB, gaji ke-13 yang sudah ditransfer mencapai Rp5,47 triliun, sementara pensiunan ke-13 sebesar Rp8,1 triliun sehingga totalnya mencapai Rp13,57 triliun.

"Yang lain tinggal di daerah itu saja, tergantung Perkada-nya," katanya.

Adapun, pemerintah menganggarkan Rp14,83 triliun untuk pembayaran gaji ke-13 dan pensiunan ke-13 PNS pusat. "Ini sudah hampir 100 persen," tegas Sri Mulyani.

Untuk daerah, Sri Mulyani mengungkapkan anggarannya mencapai Rp13,89 triliun yang berasal dari APBD. Sri Mulyani berharap gaji ke-13 ini dapat memenuhi kebutuhan para PNS, TNI dan Polri, terutama dalam meningkatkan daya beli.

"Untuk memenuhi kebutuhan belanja di tahun ajaran baru dan pendidikan bagi anak-anak," katanya.

Artikel Asli