Sri Mulyani Soal Pandemi Corona: Perjalanan Kita Belum Selesai

Liputan6.com Diupdate 10.00, 25/05 • Dipublikasikan 10.00, 25/05 • Liputan6.com
Pasien Covid-19
Petugas medis memeriksa kondisi pasien kritis virus corona atau COVID-19 di Rumah Sakit Jinyintan, Wuhan, Provinsi Hubei, China, Kamis (13/2/2020). China melaporkan 254 kematian baru dan lonjakan kasus virus corona sebanyak 15.152. (Chinatopix Via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan kepada seluruh jajaran di lingkungan kementerianya agar tidak berpuas diri terhadap kebijakan-kebijakan yang telah dikeluarkan dalam upaya penanganan Covid-19. Sebab, ke depan tantangan yang akan dihadapi oleh pemerintah masih cukup panjang.

"Perjalanan kita belum selesai. Ini masih awal. Saya ingin sampaikan kepada seluruh jajaran Kemenkeu di pimpinan sampe pelaksana. Anda semua masih akan hadapi tantangan panjang," kata dia dalam silaturahmi daring, di Jakarta, Senin (25/5/2020).

Dia mengatakan ancaman pandemi Covid-19 tidak terlihat dan memilih siapa yang akan dihadapi. Oleh karenanya dia berpesan kepada seluruh jajaran atau pembantunya di lingkungan kementerian untuk selalu bersiap menghadapi segala kemungkinan terjadi ke depannya.

"Jadi tolong kita dalam persaudaraan sebangsa se-Tanah Air dan seumat manusia, karena covid tidak hanya kena Indonesia, dalam semangat persaudaraan dan perikemanusiaan, kita terus menjaga. Kita terus menjaga pikiran hati kita dan kita terus menjaga semangat untuk bisa berikhtirar jaga solusi di manapun Anda berada," jelas Sri Mulyani.

APBN

Ilustrasi APBN

Bendahara Negara ini menambahkan, sejak periode Januari 2020 pihaknya sudah mendesain keuangan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Namun dalam perjalanannya, banyak terjadi perubahan lantaran pandemi Covid-19.

Berbagai kebijakan pun dikeluarkan untuk mengatasi pesoalan pandemi ini. Mulai dari mengeluarkan Perppu Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19, hingga aturan turunan lainnya. Upaya tersebut dilakukan tak lain untuk membantu penanganan covid dan menjaga ekonomo Indonesia.

"Desain perppu agar bisa jawab dan peraturan di bawahnya serta implementasikan. Ini masih awal perjalanan kita belum selesai" tandas dia.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Artikel Asli