Sri Mulyani Harap Cairnya Gaji ke-13 Hari ini Bisa Dorong Daya Beli

Jawapos Diupdate 10.15, 10/08 • Dipublikasikan 17.15, 10/08 • Estu Suryowati
Sri Mulyani Harap Cairnya Gaji ke-13 Hari ini Bisa Dorong Daya Beli

JawaPos.com – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah merealisasikan pencairan gaji ke-13 yang berasal dari dana APBN dan APBD yang totalnya sebesar Rp 28,83 triliun. Jumlah tersebut naik dari sebelumnya yang sebesar Rp 28,5 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjabarkan, alokasi dana dari APBN mencapai sebesar Rp 14,83 triliun yang dibagikan kepada pegawai aktif sebesar Rp 6,94 triliun, dan pensiunan sebesar Rp 7,88 triliun. Sementara, alokasi dari APBD yakni sebesar Rp 13,99 triliun.

“Kantor Pelayanan dan Perbendaharaan Negara (KPPN) telah menerima SPM (surat perintah pembayaran) mulai 7 Agustus. Hingga Senin hari ini sekitar 82,5 persen satker telah mengajukan SPM dan hampir semua telah selesai diproses oleh KPPN,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Senin (10/8).

Sri Mulyani mengatakan, penyaluran gaji ke-13 dapat membantu para penerima manfaat, misalnya untuk membiayai pendidikan anak-anak pada awal tahun ajaran. Sri Mulyani berharap gaji ke-13 dapat mendongkrak daya beli di tengah pandemi Covid-19.

“Juga untuk membantu konsumsi masyarakat,” tuturnya.

Sri Mulyani berharap, peningkatan daya beli dapat memperbaiki pertumbuhan ekonomi pada kuartal-III 2020. “Upaya ini juga untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi di triwulan- III 2020, demi melengkapi stimulus yang telah digulirkan sebelumnya,” tukasnya.

Artikel Asli