Soroti Adegan Masuk Gereja di Film The Santri, Ustadz Abdul Somad: Haram

Okezone.com Dipublikasikan 08.09, 19/09/2019 • Hana Futari
Soroti Adegan Masuk Gereja di Film The Santri, Ustadz Abdul Somad: Haram
Ustadz Abdul Somad ikut menanggapi trailer Film The Santri yang kini tengah menjadi kontroversi di masyarakat.

JAKARTA – Ustadz Abdul Somad ikut menanggapi trailer Film The Santri yang kini tengah menjadi kontroversi di masyarakat. Ulama yang akrab disapa UAS ini menyoroti salah satu adegan yang terlihat di trailer film garapan sutradara Livi Zheng ini, yaitu ketika dua santri masuk ke dalam gereja.

Ustadz Abdul Somad menyebut memasuki rumah ibadah agama lain bagi muslim seperti adegan pada Film The Santri, merupakan perbuatan yang haram. Pernyataan yang dikeluarkan ulama kelahiran Asahan, Sumatera Utara itu merujuk pada Nabi Muhammad.

Ustadz Abdul Somad

“Haram hukumnya masuk ke rumah ibadah orang lain. Saya enggak nonton film ini sampai habis, baru nonton trailernya tapi di dalam itu yang bisa saya komentari, masuk ke rumah ibadah karena Nabi tak mau masuk ke dalam tempat yang di dalamnya ada patung berhala. Maka dalam Islam, Mahzab Syafi'i mengharamkan masuk ke dalam rumah ibadah yang di dalamnya ada berhala.” ujar Ustadz Abdul Somad dilansir dari sebuah video yang dibagikan di saluran YouTube-nya, Rabu 18 September 2019.

Menurut UAS, seharusnya mayarakat dapat membedakan sikap toleransi antar agama agar tak terlalu kebablasan. UAS pun menilai para santri atau yang pernah menimba ilmu di pesantren ketika menonton Film The Santri bukan lagi dianggap sebagai santri.

 

“Jangan karena toleransi mengorbankan keyakinan dan akidah. Dan orang-oranng yang pernah di pesantren ketika menonton itu, ini bukan lagi anak pesantren karena anak pesantren tak begitu,” lanjtunya.

Film The Santri

Selain adegan masuk ke dalam gereja, UAS juga berkomentar mengenai aksi saling tatap yang dilakukan sepasang santri dan santriwati. UAS pun kembali meniali bahwa adegan ini bertentangan dengan nilai-nilai Agama Islam.

"Kita jaga anak cucu kita dari perbuatan maksiat. Bahwa ada misi-misi seseuatu di balik ini semua, Allah maha mengetahui,” kata UAS.

 

Seperti diberitakan sebelumnya, The Santri garapan sutradara Livi Zheng mendapat teguran keras dari organisasi keagamaan Front Santri Indonesia (FSI). Ketua umum FSI, Hanif Alathas menilai apa yang diperlihatkan dalam trailer film ini bertolak belakang dengan akhlak santri maupun tradisi di pesantren.

Selain itu, kritik pedas lainnya diberikan oleh Ustadz Maaher Athtuwailibi melalui media sosial Facebook dan kemudian dibagikan di Instagram. Seakan murka dengan trailer film yang dibintangi oleh Wirda Mansur ini, Ustadz Maaher menyebut The Santri sebagai The Goblo*.

“Apa namanya kalau bukan goblok? Sebuah film mengandung adegan saling tatap lelaki dan perempuan bukan mahrom. Lalu mereka berduaan di dalam hutan, masuk gereja bawa tumpeng kasih pendeta dan lain-lain,” tulis Ustadz Maaher Atthuwailibi.

Artikel Asli