Sopir Taksi Meninggal Akibat COVID-19 Usai Diludahi Penumpang yang Ngaku Terinfeksi

Otosia.com Dipublikasikan 13.15, 26/05

Otosia.com -

Seorang penumpang taksi di London menolak untuk membayar ongkos taksi sebesar GBP 9 atau Rp 163 ribu (Kurs GBP 1 = Rp 18.144). Si penumpang justru meludah ke arah sopir taksi.

Dilansir dari The Sun, parahnya si penumpang mengaku dirinya sudah teinfeksi virus Corona (COVID-19). "Saya memiliki virus coona dan sekarang kamu memilikinya jua," kata si penumpang.

Insiden itu terjadi pada 22 Maret 2020 lalu di Stratford. Empat hari kemudian, sopir taksi bernama Trevor Belle (61) sakit dengan gejala yang sama dengan COVID-19. Dia lantas dilarikan ke rumah sakit dan menjalani tes.

 (kpl/tys)

"Tiga pekan dia melawan COVID-19 dan sayangnya tidak berhasil," kata Briggs, teman Belle.

Belle lantas meninggal tepat tiga hari setelah berulang tahun ke-61 tahun. Keluarga Belle lantas menyumbangkan darah Belle untuk kepentingan penelitian COVID-19.

Kasus seperti ini bukan yang pertama terjadi di London. Sebelumnya, pekerja stasiun kereta, Belly Mujinga (47) meninggal akibat COVID-19 setelah diludahi dan dibatuki seseorang di Stasiun Victoria, London.

 Ilustrasi taksi di London (Thesun.co.uk)
Ilustrasi taksi di London (Thesun.co.uk)
Artikel Asli