Situasi Rumah Ari Askhara di Bali Usai Dicopot dari Kursi Dirut Garuda

IDN Times Dipublikasikan 04.47, 09/12/2019 • Ayu Afria Ulita Ermalia
Situasi Rumah Ari Askhara di Bali Usai Dicopot dari Kursi Dirut Garuda

Badung, IDN Times – Menteri BUMN Erick Thohir telah memecat 5 direksi Garuda Indonesia, termasuk direktur utamanya I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara, karena terlibat dalam kasus penyelundupan motor gede Harley Davidson dan sepeda Brompton di pesawat Garuda jenis Airbus A330-900 Neo.

Kasus ini sempat menghebohkan publik, tak terkecuali masyarakat di Bali. Ari Askhara (48) diketahui memiliki rumah di Pulau Dewata. 

Saat IDN Times menyambangi rumah Ari yang berada di Jalan Padang Bali Nomor 32, Dalung, Kuta Utara, Bali, rumahnya tampak sepi. Hanya terlihat dua orang yang sedang membersihkan rumah tersebut. 

1. Ari Askhara tercatat sebagai warga Padang Bali

Situasi Rumah Ari Askhara di Bali Usai Dicopot dari Kursi Dirut Garuda

Seorang warga yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal Ari Askhara mengungkapkan, mantan bos Garuda itu jarang pulang ke rumah. Namun diperkirakan Oktober 2019, orang tua Ari sempat pulang.

“Kemarin pulang, bulan apa itu? Ada dua bulan lalu. Ya Oktober lah. Sendiri-sendiri kadang. Kan ada odalan baru pulang. Nanti datang malam. Bolak–balik tapi (Jakarta-Bali),” terang warga yang enggan disebutkan namanya itu.

Sementara itu, Kelian Dinas Padang Bali I Gede Mustika, membenarkan bahwa Ari Askhara merupakan warganya. Nama Ari sudah tercatat di wilayahnya dari kecil setelah lahir di Jakarta.

“Memang benar dia adalah warga saya dan tercatat di sini. Dia KK-nya (Kartu Keluarga) tersendiri dia, bukan sama orang tua. Kalau orang tuanya sama adiknya,” kata Mustika.

2. Ari jarang pulang ke rumah masa kecilnya, hanya 6 bulan sekali

Situasi Rumah Ari Askhara di Bali Usai Dicopot dari Kursi Dirut Garuda

Ari diketahui pulang ke rumah masa kecilnya ini sekitar enam bulan lalu. “Setiap enam bulan sekalilah dia pulang kalau ada upacara agama, ada odalan dia pulang. Yang sering pulang kan ayahnya. Pak Ari jarang sekali,” ungkap Mustika.

Dari pantauan IDN Times, rumah tersebut tepat di pinggir jalan raya dan berada di lingkungan permukiman padat penduduk. Rumah tersebut memiliki dua pintu masuk. Pertama pintu kecil yang berornamen khas Bali. Kedua, pintu pagar yang dicat berwarna cokelat keemasan. Di garasi rumahnya terlihat ada sebuah mobil Xpander berpelat B2890 KQB.

3. Rutin bayar iuran bulanan di desa adat meski jarang pulang

Situasi Rumah Ari Askhara di Bali Usai Dicopot dari Kursi Dirut Garuda

Meski jarang pulang, Mustika menjelaskan, Ari selalu membayar iuran setiap bulan di desa adatnya.

Walaupun tidak pernah ikut rapat di Banjar, Ari tidak mendapatkan sanksi dari desa adat. “Iya rutin. Kalau tidak sempat biasanya dititip ke saudaranya,” terang Mustika.

4. Ari Askhara dikaruniai dua orang anak dari pernikahannya dengan I Gusti Ayu Rai Dyana Dewi

Situasi Rumah Ari Askhara di Bali Usai Dicopot dari Kursi Dirut Garuda

Selain masalah penyelundupan komponen Harley Davidson dan sepeda Brompton, Ari Askhara juga diterpa kabar miring. Ia disebut memiliki WIL (Wanita Idaman Lain), yaitu pegawainya sendiri berinisial PNR yang bertugas di base Makassar.

Ari Askhara sendiri menikahi perempuan Bali yang sama-sama lahir di Jakarta, yaitu I Gusti Ayu Rai Dyana Dewi (47). Dari hasil pernikahan itu, mereka dikaruniai dua anak. Anak pertama laki-laki berinisial IGNAD (20), dan seorang anak perempuan berinisial IGAKP (17). 

Artikel Asli