Siswi Korban Pencabulan Guru Les Sembunyikan Kandungannya Gunakan Hijab Besar

Kompas.com Dipublikasikan 06.37, 16/10/2019 • Kontributor Padang, Perdana Putra
Shutterstock
Ilustrasi

PADANG, KOMPAS.com-Siswi SMP di Padang Panjang, Sumatera Barat, DPK (14), yang menjadi korban pencabulan guru les olah vokalnya sendiri menyembunyikan kehamilannya dengan menggunakan hijab besar.

Dengan menggunakan hijab besar itu, orangtua dan teman-teman sekolahnya tidak mengetahui DPK sedang hamil.

"Dia bisa menyembunyikan kandungannya hingga 8 bulan dengan menggunakan hijab besar," kata Kasat Reskrim Polres Padang Panjang, AKP Hidup Mulya yang dihubungi Kompas.com, Rabu (16/10/2019).

Baca juga: Sambil Mengajar, Guru Les Vokal Cabuli Pelajar SMP hingga Hamil 8 Bulan

Menurut Hidup Mulya, kehamilannya baru terbongkar setelah orangtuanya curiga dengan kondisi tubuh DPK yang cepat lelah dan hampir selalu mengurung diri dalam kamar.

"Hingga 8 bulan korban bisa menyembunyikan kandungannya. Akhirnya, terbongkar setelah orangtuanya curiga dan membawa DPK ke klinik bidan," kata Hidup Mulya.

Sebelumnya diberitakan, sambil mengajar les olah vokal, seorang guru privat berinisial ID (51) diduga tega melakukan pencabulan terhadap anak didiknya sendiri, DPK (14).

Ironisnya, perbuatan ID diketahui setelah DPK yang merupakan pelajar di sebuah SMP di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat itu hamil 8 bulan.

Baca juga: Siswi SMP yang Dicabuli Guru Les Vokal Sembunyikan Kehamilan hingga 8 Bulan

Berdasarkan laporan yang diterima polisi, kejadian pencabulan dilakukan sebanyak empat kali di sela-sela les olah vokal yang dilakukan ID pada DPK.

Diduga kejadian tersebut dilakukan sejak tahun 2018 lalu karena usia kehamilan DPK sudah mencapai 8 bulan.

Rabu ini setelah melalui pemeriksaan intensif, ID akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

ID dijerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Penulis: Kontributor Padang, Perdana PutraEditor: Khairina

Artikel Asli