Sinopsis Drakor 'Romantic Doctor, Teacher Kim (Season 2)' Episode 9: Woojin Kenapa?

Sinopsis Drakor Dipublikasikan 06.30, 13/02
(Sumber: SBS)

Woo Jin mengajak dua preman itu ke luar rumah sakit. Ia kemudian menyerahkan uang 10.000 dollar yang didapatnya dari Kim Sabu. Namun rupanya kedua preman itu belum puas. Mereka mengatakan bahwa hutang Woo Jin seluruhnya 70.000 dollar beserta dengan bunganya. Woo Jin tak percaya dengan jumlah yang mereka sebutkan. 

(Sumber: SBS)

Sementara itu di tempat Ketua Yayasan Do Yoon Wan, ia bertemu dengan Dokter Park Min Gook. Do Yoon Wan mengutarakan tentang rencananya yang ingin membangun bisnis rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas hiburan seperti lapangan golf dan kasino. Ia mengungkapkan bahwa bisnis rumah sakit saat ini kurang menguntungkan lagi. Apalagi tanggung jawab seorang dokter juga sangat berat meskipun membantu pasien namun bisa dituntut juga. Ia menanyakan apakah Dokter Park Min Gook mau ikut dalam rencananya.

(Sumber: SBS)

Di RS Doldam, Presdir Yeo baru saja datang. Di ruangannya, secara mengejutkan ada surat pemecatan untuk Presdir Yeo. Ketua Yayasan Geodae yaitu Do Yoon Wan memutuskan untuk melakukan pemecatan padanya. 

Manajer Jang Gi Tae dan Perawat Oh lalu menemui Kim Sabu. Mereka memberitahukan soal pemecatan Presdir Yeo oleh yayasan. Selain itu menurut Manajer Jang ada rumor yang menyebut bahwa Dokter Park Min Gook yang nantinya akan menjadi Presdir RS Doldam. 

Masih di RS Doldam, pagi itu Eun Jae bertanya pada Woo Jin apakah ia ada rencana akhir pekan ini. Ia tak kenal siapapun dan ingin mencari tahu apakah ada yang bisa dilakukan di dekat sana. Dokter Bae Moon Jung menyela, ia mengatakan bahwa mereka tidak akan sempat berakhir pekan. Tiba-tiba ada panggilan, semua dokter mendapatkan panggilan karena datang pasien kecelakaan.

(Sumber: SBS)

Dokter Bae menjelaskan bahwa RS Doldam berada di pedesaan namun dekat dengan jalan tol dan jalan raya. Setiap akhir pekan, ada banyak orang yang datang ke daerah tersebut sehingga tak jarang terjadi kecelakaan. 

Pasien yang datang kali ini merupakan orang-orang Rusia yang akan tampil di sebuah kasino di dekat sana. Minibus mereka terguling sehingga beberapa orang mengalami luka-luka. Seorang terluka di wajahnya terkena kaca dan ada juga yang mengalami patah tulang.

Dokter Yoon Ah Reum dan Park Eun Tak menangani pasien yang wajahnya terkena pecahan kaca. Dokter Yoon mengambil pecahan kaca di wajah pasien tersebut. Namun pasien tak bisa tenang dan ingin merokok, mereka lalu menghalanginya.

(Sumber: SBS)

Dokter Jung In Soo menangani pasien yang patah tulang. Ia memberitahu Dokter Bae dan Woo Jin bahwa pasien ini mengalami fraktur pada pinggul. Namun pasien itu malah tak mau diobati dan mengatakan ia baik-baik saja. Dokter Jung lalu menunjukkan lengan pasien itu yang kemerahan. Ia mengatakan bahwa kemungkinan dia mengkonsumsi narkoba karena gejala yang ditunjukkan dengan tak merasakan sakit. 

Tiba-tiba pasien itu terjatuh karena ingin pergi. Meskipun berdarah ia tetap merangkak dan ingin pergi dari sana. Para dokter terdiam sejenak memperhatikan ulahnya. 

Sementara itu di ruangan Presdir, Kim Sabu menemui Presdir Yeo. Ia meminta agar tak terlalu memikirkan keputusan dewan, jika perlu ia akan pergi menemui Do Yoon Wan. Presdir Yeo mengatakan bahwa tak perlu membuat keributan karena ia juga harus segera pergi.

(Sumber: SBS)

Perawat Oh kemudian datang mencoba membantu menangani pasien yang patah tulang, sementara dokter lain kewalahan. Ia lalu memanggil Pak Koo, seorang pegawai rumah sakit yang memiliki badan besar. Pak Koo dengan sigap menyeret pasien tadi sampai akhirnya bisa terbaring di kasur pasien.

(Sumber: SBS)

Setelah itu datang pasien darurat lainnya. Ia disebut keracunan obat-obatan. Dijelaskan bahwa ibunya tidak bisa menghubungi anak-anaknya. Saat didobrak anak-anaknya sudah tak sadarkan diri sedangkan sang ayah terjatuh dari ketinggian. Perawat Oh lalu menyebut mungkin ini upaya bunuh diri bersama-sama. 

Mendengar itu Woo Jin tampak terpaku, ia teringat akan masa lalunya. Woo Jin terlihat linglung dan memilih pergi sedangkan para perawat dan dokter lainnya berusaha untuk menangani pasien tersebut.

(Sumber: SBS)

Kim Sabu bertemu dengan Park Min Gook yang baru datang. Ia menyebut telah mendengar rumor itu. Park Min Gook mengatakan ia mendapatkan tawaran namun belum memutuskan. Kim Sabu lalu menjelaskan bahwa rumah sakit itu banyak menangani pasien trauma. Kebanyakan pasien di sana adalah korban kecelakaan lalu lintas, korban kecelakaan kerja, dan para berandalan.

Kim Sabu segera masuk ke UGD karena banyak pasien yang menunggu. Ia lalu menanyakan tentang gadis yang menderita keracunan obat karena upaya bunuh diri keluarganya. Setelah mengetahui jenis obatnya, Kim Sabu segera memberikan penanganan.

Pasien ayah yang mencoba melakukan bunuh diri kemudian datang. Ia terjatuh dari ketinggian sehingga mengalami luka pada perut. Kim Sabu ingin menanganinya, namun ia melihat Woo Jin yang terdiam saja. Perawat Oh menjelaskan bahwa sudah lama Woo Jin terdiam seperti itu.

Eun Jae datang dan memberitahu Kim Sabu bahwa ada pasien anak-anak yang meminum sebotol ibuprofen. Kim Sabu lalu meminta Woo Jin untuk menangani pasien bunuh diri sementara ia membantu Eun Jae.

(Sumber: SBS)

Kim Sabu menjelaskan bahwa anak yang diberi terlalu banyak ibuprofen bisa mengalami masalah pada organ dalamnya. Ayah dari anak itu kemudian menyalahkan istrinya yang dibilang tidak becus merawat anak mereka. Laki-laki itu kemudian melakukan kekerasan pada sang istri. Eun Jae mencoba menghentikannya namun malah didorong sampai hampir terjatuh. Kim Sabu lalu memanggil Pak Koo untuk mengusir pria itu keluar dari UGD. 

Perawat Oh datang, ia memanggil Kim Sabu karena dibutuhkan untuk pasien lain. 

(Sumber: SBS)

Di tempat pasien pria yang terjatuh karena bunuh diri, Woo Jin hanya berdiri terdiam. Ia tak memeriksa pasien tersebut. Eun Tak kemudian menanyakan mengapa tak memeriksanya. Woo Jin lalu dengan malas menekan perut dari pasien itu dan menanyakan apakah itu sakit.

Woo Jin ditegur lagi mengapa ia tak segera menangani pasien. Ia menjawab pasien itu mencoba bunuh diri jadi untuk apa menolongnya. 

Kim Sabu lalu datang, Woo Jin tetap tak mau mengobati pasien tersebut. Kondisi pasien semakin parah dan Kim Sabu yang akhirnya menangani pasien tersebut. 

(Sumber: SBS)

Woo Jin teringat masa kecilnya. Orang tuanya juga pernah melakukan hal yang sama dan berakhir meninggal dunia, Woo Jin sendiri yang selamat. Ia masih tak bisa melupakan bagaimana orang tuanya kemudian meninggal di depan matanya.

Tiba-tiba preman berpakaian hitam datang lagi. Ia meminta Woo Jin agar melakukan sesuatu untuk mereka. Namun Woo Jin mengatakan bahwa itu bisa membuatnya kehilangan lisensi medis. Pria itu tetap memaksanya untuk melakukannya malam itu.

Saat Eun Jae datang, Woo Jin bergegas pergi ke ruangannya. 

(Sumber: SBS)

Eun Jae menegur Woo Jin meninggalkan pasien saat di UGD. Mereka lalu berdebat dan Woo Jin menyinggung soal Eun Jae merawat pasien di UGD karena ia tak bisa melakukan operasi. Eun Jae lalu mengatakan ia penasaran siapa yang sebenarnya lebih tidak berniat menjadi seorang dokter.