Singapura Masuk Jurang Resesi, Hati-hati Indonesia Bisa Ikut Terseret

Jawapos Diupdate 13.18, 14/07 • Dipublikasikan 21.00, 14/07 • Estu Suryowati
Singapura Masuk Jurang Resesi, Hati-hati Indonesia Bisa Ikut Terseret

JawaPos.com – Perekonomian negara tetangga, Singapura, dikabarkan terperosok ke jurang resesi. Pada kuartal-II tahun ini, pertumbuhan ekonomi Singapura mengalami kontraksi hingga 41,2 persen.

Pengamat Indef Bhima Yudhistira memandang hal ini menjadi peringatan bagi Indonesia. Pasalnya, Singapura merupakan negara dengan hubungan perdagangan dan investasi yang cukup signifikan bagi Indonesia.

“Singapura memiliki hubungan perdagangan dan investasi yang cukup penting bagi Indonesia,” ujarnya kepada JawaPos.com, Selasa (14/7).

Menurutnya, indikasi resesi Singapura menjadi peringatan bagi Indonesia bahwa kinerja perdagangan akan terkontraksi cukup dalam. Sebab, barang yang keluar dan masuk dari Indonesia sebagian melalui Singapura.

“Kalau volume ekspor impor di sana turun tajam, ya kita harus bersiap kinerja perdagangan akan turun sepanjang tahun,” tuturnya.

Sementara, dari sisi investasi, peran Singapura tak kalah penting. Sebab, banyak investor penanam modal asing Indonesia melalui Singapura.

“Mereka resesi berarti kinerja investasi akan turun drastis khusus pada semester kedua,” pungkasnya.

Artikel Asli