Sindiran Menohok Warganet Malaysia untuk Vlog Jokowi Bareng Cucu

Suara.com Dipublikasikan 10.58, 23/09/2019 • Rendy Adrikni Sadikin
Jokowi dan Jan Ethes di Istana Bogor (youtube.com/Presiden Joko Widodo)
Jokowi dan Jan Ethes di Istana Bogor (youtube.com/Presiden Joko Widodo)

Suara.com - Aksi Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat membagikan unggahan vlog (video-blogging) bersama Jan Ethes justru membuat heboh di kalangan warganet.

Video yang memperlihatkan kegiatan akhir pekan Jokowi dan cucunya tersebut justru dikomentari oleh warganet Malaysia yang membahas kabut asap.

Tak hanya sindiran kabut asap dari warganet Malaysia, kolom komentar di bawahnya justru riuh mengenai pembahasan kebakaran hutan yang terjadi di Kalimantan oleh netizen Indonesia.

Di dalam video yang diunggah pada hari Sabtu (21/09/2019), terlihat Jokowi dan Jan Ethes sedang jalan-jalan pagi sembari memberi makan rusa.

"Jalan-jalan pagi di sekitar Istana Bogor bersama Jan Ethes, melihat kuda, kambing, dan rusa merumput di pelataran. Ngomong-ngomong, Jan Ethes paling suka binatang apa?" cuit akun resmi Twitter Jokowi.

Tak disangka, komentar yang mendapatkan sorotan utama justru datang dari netizen Malaysia.

Menempati kolom teratas, seorang netizen Malaysia dengan akun Twitter bernama @lope1985 justru menyinggung mengenai kabut asap.

"Jerebu di Malaysia makin teruk. Banyak aktiviti terganggu. Tolong beri lebih perhatian memadamkan kebakaran hutan & ladang di negara anda. Tolong jadi jiran yang baik. (Asap di Malaysia semakin parah. Banyak aktivitas terganggu. Tolong berikan lebih banyak perhatian untuk memadamkan kebakaran hutan dan ladang di negara anda. Tolong jadi tetangga yang baik)," cuit warganet Malaysia tersebut.

Komentar tersebut lebih banyak disorot setelah mendapatkan lebih dari 1.100 Retweet dan 3.300 Like.

Ratusan netizen berbeda pendapat menanggapi komentar dari netizen Malaysia tersebut sehingga terdapat pro dan kontra di bawahnya.

Netizen yang tidak setuju dengan sindiran netizen Malaysia menjelaskan bahwa pemadaman kebakaran hutan membutuhkan proses dan Jokowi memang berhak untuk mendapatkan liburan di akhir pekan.

"Yang bakar perusahaan punya korang.. Adili juga dia di negeri korang," balas @HaffifAbdul.

"Liburan atau cuti, adalah hak yg diberikan oleh negara, atau tempat kerja agar dimanfaatkan untuk refreshing, termasuk Presiden bercengkerama dengan keluarga dan cucu-cucu seperti Jan Ethes, bisa memberi energi baru bagi Pak Jokowi dalam mengemban Tugas Negara," kata @TriSartopo.

"Hah do nothing? ini ga ada maksut bela Jokowi ya, terlepas dari aku tidak setuju dengan RKUHP, tapi terus Jokowi suruh gimana? niup itu hutan biar kaga ada api lagi? atau suruh bawa air laut sampe ke hutan? semuanya ada prosesnya kali ah emangnya Pak Jokowi ini Tuhan apa gimana?!!!" bela @nanamanik_.

Namun ada juga netizen Indonesia yang ikut membela netizen Malaysia dan menjelaskan bahwa perhatian kebakaran hutan harus diprioritaskan.

"Ironi. Dia posting segarnya udara Bogor ketika Riau sedang terbakar," komentar @Kitaa_bagaimana.

"Jan Ethes pasti suka liat orang utan pak. Kalo orang utannya kebakaran terus kan kasihan Jan Ethes gak bisa liat orang utan lagi. Itu mafia-mafia sawit tolong diadili dan dibakar sekalian pak biar gak makin b*ngs*t kelakuannya," tulis @WArmstrong182.

Itulah tadi aksi nge-vlog Jokowi bareng Jan Ethes yang diberi komentar sindiran oleh netizen Malaysia terkait kabut asap, bagaimana pendapat kamu?

Artikel Asli