Siap-siap, Ruas Tol Dalam Kota Bakal Dipantau Tilang Elektronik!

Suara.com Dipublikasikan 03.00, 21/09/2019 • RR Ukirsari Manggalani
Pengendara melintas di bawah alat Automatic Number Plate Recognition (ANPR) perempatan lampu merah Kuningan-Mampang Jakarta, Sabtu (22/11).
Pengendara melintas di bawah alat Automatic Number Plate Recognition (ANPR) perempatan lampu merah Kuningan-Mampang Jakarta, Sabtu (22/11).

Suara.com - Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau tilang elektronik akan diuji coba di sejumlah ruas tol mulai Oktober 2019. Perangkat ETLE disebut punya fitur baru sehingga lebih cekatan "membaca" para pelanggar di jalan tol.

Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum (Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komusaris Besar M. Nasir mengatakan bahwa fitur baru ini mampu menjerat pengemudi yang ugal-ugalan atau pelanggar batas kecepatan.

Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto (kedua kanan) mendapatkan penjelasan dari petugas Ditlantas Polda Metro Jaya mengenai sistem tilang elektronik saat Grand Launching Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (25/11/2018). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak]

Di samping itu, kamera E-TLE bisa membaca kendaraan truk yang kelebihan muatan. Kelebihan E-TLE lain yaitu membaca kendaraan yang tidak terdaftar atau "bodong".

"Jadi sistem-sistem itu sekarang masih dibuat dan dipelajari terlebih dahulu, misalnya bagaimana bisa CCTV tahu kendaraan itu overloading,” kata Nasir disitat dari NTMC Polri.

Menurut M. Nasir, PT Jasa Marga dan Ditlantas Polda Metro Jaya bakal memfokuskan penempatan CCTV disebar di ruas tol dalam kota.

"Berapa titiknya nanti, namun di tol dalam kota terlebih dahulu. Nanti ada penambahan, yang penting sistem berjalan dahulu, semua terkoneksi, baru nanti tinggal tambah," jelas M. Nasir.

Sebelumnya Polda Metro Jaya juga sudah menggandeng Transportasi Jakarta untuk menerapkan tilang CCTV di jalur Transjakarta. Kamera tilang itu berfungsi menindak pelanggar lalu lintas.

Artikel Asli