Si kecil lahir tahun 2020? Begini pola asuh untuk anak bershio tikus logam

TheAsianparent Dipublikasikan 12.45, 25/01 • Fitriyani
shio-tikus-logam.jpg

Tanggal 25 Januari 2020 bertepatan dengan tahun baru Cina atau Imlek.  Tahun 2020 ini merupakan tahun Shio Tikus Logam bagi warga Tionghoa. Lalu, apa saja sih karakter anak yang lahir di tahun tikus logam ini? theAsianparent Indonesia akan mengulasnya untuk Anda.

Bagi orang keturunan Tionghoa, Shio atau tahun kelahiran anak memiliki peranan penting dalam menentukan karakter si anak, hingga masa depan sang anak.

Lalu, adakah pola asuh yang tepat untuk anak yang lahir dengan shio tikus logam ini?

Karakter anak yang lahir dengan Shio Tikus Logam

shio tikus logam

Dalam zodiak Cina, shio anak dengan lambang hewan pengerat ini dikenal cerdas dan penjaga yang baik. Tikus dianggap sebagai lambang keberuntungan, kekayaan dan nasib baik. Dia juga memiliki kepribadian yang lemah lembut sehingga banyak orang yang suka berteman dengannya.

Anak dengan shio tikus sangat suka belajar hal baru, dia juga memiliki pikiran terbuka. Namun, Parents harus ingat untuk mengajarkannya soal kesetaraan dalam pergaulan. Sebab, anak bershio tikus sering menganggap orang lain lebih rendah darinya.

Kelebihan anak yang memiliki shio tikus logam

  • Mudah mengungkapkan perasaan pada orang yang ia percayai, namun sebaliknya, ia bersikap malu-malu pada orang asing atau orang yang baru dikenal.
  • Si kecil mudah sekali membuat orang lain jatuh hati, karena ia memiliki pesona yang membuat siapapun senang melihatnya.
  • Bila telah bertekad untuk mencapai sesuatu, dia tidak akan mudah menyerah hingga tujuannya terpenuhi.
  • Rajin mengerjakan PR dan tugas sekolah.
  • Komunikasi terbuka dengan orangtua mengenai kegiatannya sehari-hari.
  • Anak selalu santai menjalani kehidupan sosialnya.
  • Mudah beradaptasi, jadi tidak akan rentan stres saat menemui masalah.
  • Tidak bisa berbohong.
  • Menghargai barang berdasarkan emotional value dan bukan harga barang tersebut.
  • Setia kawan dan sayang keluarga.

Kekurangan anak yang dinaungi shio tikus logam

  • Bila tidak mendapatkan apa yang diinginkan, si kecil akan merengek bahkan tantrum. Hal ini cukup sulit untuk orangtua.
  • Bisa memanipulasi emosi orangtua, dengan cara membuat orangtua merasa sangat penting hingga anak tak mau jauh-jauh dari orangtua. Hal ini akan membuat orangtua selalu ingin menuruti keinginan si kecil.
  • Kadang tidak mencerna informasi yang didapat dengan baik, sehingga ada kecenderungan bergosip.

Pola asuh yang tepat untuk anak bershio tikus

Hal pertama yang harus dipahami orangtua ialah, anak dengan shio tikus logam merupakan seorang pemikir yang otaknya tak pernah berhenti bekerja. Bisa jadi dia kelihatan tenang, namun sebenarnya otaknya sedang berputar memikirkan banyak hal.

Bagi anak perempuan, dia tidak akan suka diberi janji indah atau ucapan palsu, dia lebih suka hal yang nyata dan tidak mustahil diwujudkan. Anak perempuan dengan shio tikus akan selalu mendambakan perhatian dan kasih sayang keluarga. Jadi, jangan sampai dia merasa diabaikan di dalam keluarganya sendiri.

Orangtua juga harus selalu jujur pada anak, meski hal yang disampaikan tidak disukai oleh si kecil, namun dia akan jauh lebih menghargai kebenaran daripada kebohongan.

Sementara itu, anak lelaki yang lahir di tahun tikus logam akan tumbuh menjadi pribadi yang suka mengambil risiko. Karena itu, Parents perlu mewaspadai tindakan si kecil, mungkin saat memasuki usia sekolah, dia akan sering berkelahi dengan teman sebayanya.

Meski demikian, anak lelaki dengan shio tikus logam adalah seorang yang pemurah. Dia suka memberi hadiah kepada orang lain, bahkan tak segan membobol celengan pribadinya agar bisa membeli hadiah yang bagus untuk teman ataupun anggota keluarga.

Dalam hal ini, Parents harus benar-benar selektif dalam melihat lingkup pergaulan sang anak. Jangan sampai kemurahan hatinya dimanfaatkan oleh anak-anak yang memiliki sifat serakah.

Selain itu, anak bershio tikus ini juga suka sekali mencari masalah, dan pintar bersilat lidah untuk membebaskan diri. Orangtua harus bekerja keras untuk membatasi kelakuan si kecil yang satu ini, agar tidak terlalu sering menimbulkan masalah dan membuat Parents dipanggil ke sekolah karena kelakuannya.

Bagaimanapun, pastikan bahwa anak tahu jika orangtua menyayanginya. Bimbing dia dalam menjelajahi segala sesuatu yang baru, ajarkan dia bagaimana memilih hal terbaik dalam hidup.

Semoga informasi ini bermanfaat ya, Parents. 

Sumber: Building Beautiful Souls

:

Artikel Asli