Shin Tae-yong Sindir Fisik Pemain Indonesia, Ini Reaksi Legenda Persija dan Persib

INDOSPORT.com Diupdate 17.57, 20/02 • Dipublikasikan 18.02, 20/02 • Penulis: Martini | Editor: Yohanes Ishak

INDOSPORT.COM - Sindiran ketus pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong yang mengaku kualitas fisik pemain Indonesia di bawah rata-rata, mengundang reaksi menarik dari salah satu pesepakbola legendaris, Firman Utina.

Shin Tae-yong sempat melempar komentar pedas jika para penggawa Timnas Indonesia belum memiliki fisik dan teknik yang mumpuni, bahkan disamakan dengan permainan anak sekokah dasar (SD).

"Kalian ini mengoper (bola) saja tidak bisa. Anak sekolah dasar saja bisa passing seperti ini. Kalian ini kan pemain Timnas, apa tidak malu dengan predikat ini?" teriak Shin Tae-yong beberapa waktu lalu.

Pernyataan ini akhirnya viral di media sosial, bahkan secara khusus diunggah oleh tokoh sepak bola Indonesia, Firman Utina. Lewat akun Instagram @firmanutina1515, mantan pemain Timnas itu pun membenarkan jika ia juga sering mendengar komentar serupa.

"Siapkan generasi selanjutnya, siapkan dari awal," tulis Firman Utina mengawali komentarnya tersebut.

"Ini kata-kata yang sering diungkapkan dan selalu berdering di telinga saya semasa menjalankan tugas negara. Mari sama-sama rapihkan ini supaya tidak ada hinaan kelak di era anak-anak kita," tanbahnya.

        View this post on Instagram                  

Prepare next generasi siapkan dari awal,ini kata-kata yang sering di ungkapkan dan selalu berdering di telinga saya semasa menjalankan tugas negara,mari sama2 rapihkan ini supaya tidak ada hinaan kelak di era anak-anak kita.ini tugas siapa? Jangan tanya siapa atau menyalahkan orang lain,ini tugas kita bersama jalankan kurikulum yang baik finansial pelatih Grassroots yang baik edukasi yang baik serta semua butuh doa dan dukungan bukan lempar bola sembunyi tangan tetap semangat generasi muda Indonesia kalian bisa dan yakin bisa insyaallah #jagasepakbolakita Filosofi #DI.H.A.T.I *Disiplin *Hard work *Attitude *Technic *Inside

A post shared by Firman Utina (@firmanutina1515) on Feb 19, 2020 at 5:39pm PST

Bahkan, eks penggawa Persija Jakarta dan Persib Bandung itu juga menghimbau agar pelaku sepak bola Tanah Air bekerja sama, agar terbangun kualitas Timnas Indonesia yang berprestasi dan diakui oleh dunia.

"Ini tugas siapa? Jangan tanya siapa atau menyalahkan orang lain. Ini tugas kita bersama, jalankan kurikulum yang baik, finansial, pelatih grassroots yang baik, edukasi yang baik, serta semua butuh doa dan dukungan, bukan lempar bola sembunyi tangan," pungkasnya.

Firman Utina sendiri sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih Kalteng Putra, sekaligus sebagai Direktur Akademi yang menangani tim muda Laskar Isen Mulang di Elite Pro Liga 1 U-16.

Namun, seiring dengan Kalteng Putra yang degradasi ke Liga 2 2020, Firman Utina belum mengkonfirmasi kesibukannya di tahun ini, apakah akan berlabuh ke tim baru atau tetap berada di Kalimantan.

Artikel Asli