Sewa Mobil Hingga Rp 1 Miliar buat Kawal Pelantikan Jokowi dan Amin

Kompas.com Dipublikasikan 05.32, 18/10/2019 • Mela Arnani
KOMPAS.COM/Agung Kurniawan
Toyota Alphard Hybrid, menjadi salah satu MPV premium berteknologi hybrid terlaris di Indonesia saat ini.

Jakarta, KOMPAS.com - Negara menyiapkan 72 unit mobil mewah untuk mengawal pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin di Gedung Nusantara MPR RI, Jakarta, 20 Oktober 2019.

Mobil sewaan ini akan digunakan untuk mengangkut para tamu negara menghadiri pelantikan tersebut.

Mengutip situs setkab.go.id, pemerintah menyiapkan 18 mobil yang akan digunakan para tamu negara yang akan menghadiri Upacara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI.

Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono, mengatakan, dari total mobil yang disiapkan, rinciannya adalah Mercedes-Benz S450 11 unit, cadangan 1. Mercedes-Benz E300 13 unit, E250 (4 unit), dan E200 (10 unit),

Baca juga: Lexus Bawa Kembaran Toyota Alphard, Harga Rp 2 Miliar

Kemudian, kata Heru, juga ada tambahan kendaraan untuk mendukung tamu negara, seperti Toyota Alphard 18 unit, Camry 9 unit, dan Fortuner 27 unit.

Pemilihan mobil-mobil mewah ini, kata Kasetpres, dilakukan karena menyangkut masalah kenyamanan, sehingga seri terbaru. Sebagai tuan rumah, Indonesia harus mampu memberikan yang terbaik kepada tamu kepala negara.

Meskipun berstatus mobil baru, Heru memastikan mobil mewah tersebut tidak dibeli, tetapi hanya disewa harian. Anggaran juga telah disiapkan untuk penyewaan mobil-mobil yang digunakan dalam acara upacara pelantikan tersebut.

"Kurang lebih Rp 1 miliar. Enggak mahal kok, karena kami hanya minta 4 hari ya, kurang lebih Rp 1 miliar," ujar Heru, dikutip dari Setkab.go.id, Jumat (18/10/2019).

Baca juga: Menikmati Kenyamanan Kabin Toyota Camry Hybrid

Kemudian, Heru melanjutkan penjelasan, kalau tidak semua mobil ini disewa. Sebagian merupakan milik Sekretariat Negara seperti Mercedes-Benz, sisanya sewa.

Dari data Kasetpres, tamu negara yang akan hadir pada pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, adalah dari Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Australia, Vietnam, Myanmar. Kemudian, juga ada Presiden Filipina, Wakil Presiden dari Tiongkok dan Vietnam. Juga ada deputi dari Thailand, utusan Amerika Serikat, dan Laos

Penulis: Mela ArnaniEditor: Agung Kurniawan

Artikel Asli