Sering Diejek Teman karena Tinggal di Bekas Kandang Ayam, Siswi SMK Ini Mengaku Sudah Kebal

Kompas.com Dipublikasikan 05.44, 07/08 • Candra Setia Budi
KOMPAS.COM/SUKOCO
Ketua DPRD Kabupaten Magetan Sujatno mendatangi tempattinggal Indriana bekas kandang ayam. Indriana tetap sekolah meski tinggal di bekas kandang ayam dan bekerja mencari sisa padi bekas panen warga untuk bisa membeli HP dan paket data agar bisa belajar secara daring.

KOMPAS.com - Indriana Setya Rahayu (16), siswi SMKN 1 Magetan, Jawa Timur, yang tinggal di bekas kandang ayam mengaku sering diejek teman semasa masih sekolah di SMP karena tinggal di bekas kandang ayam.

Diketahui, Indriana bersama ibunya, Surati (48), dan adiknya sudah satu tahun tinggal di bekas kandang ayam yang dipinjamkan di Desa Sumber Sawit.

Mereka tinggal di bekas kandang ayak karena tidak mampu untuk menyewa rumah.

Baca juga: Polisi Sebut Warga yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK Diduga Masih Ada Hubungan Keluarga

Indriana mengatakan, ia sudah kebal dengan ejekan tersebut.

“Sering diejek tidak punya rumah, tinggalnya di bekas kandang ayam. Sekarang sudah kebal,” katanya, Kamis (6/8/2020) malam.

Saat didatangi Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Sujatno, Indriana mengaku tetap ingin sekolah agar bisa kerja dan membelikan rumah untuk ibunya.

“Saya pengin cepat kerja dan membelikan ibu rumah,” ungkapnya.

Baca juga: Didatangi Ketua DPRD, Siswi di Magetan yang Tinggal di Bekas Kandang Ayam Menangis Ingin Tetap Sekolah

Sementara itu, Ketua DPRD Magetan Dujatno mengatakan, bekas kandang ayam yang ditempati Indriana, ibu dan adiknya tidak layak karena hanya berdinding anyaman bambu dan terpal.

"Kami masih upayakan solusinya seperti apa karena tempat tinggalnya tidak layak," katanya.

Melihat kegigihan Indriana yang tetap ingin bersekolah meski dengan kondisi yang tidak mampu membuat Sujatno kagum.

Baca juga: Polisi Amankan 2 Orang yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK, Petugas Dipukuli dan Mobil Digulingkan

Bahkan, Sujatno mengaku akan menanggung biaya pendidikan Indriana dan mengangkatnya sebagai anak asuh.

"Saya melihat kegigihannya untuk tetap bersekolah itu luar biasa," ujarnya.

Baca juga: Kronologi Terbongkarnya Kepala Sekolah Lecehkan Guru TK di Ruangannya, Korban Berhasil Melarikan Diri

 

(Penulis Kontributor Magetan, Sukoco | Editor Robertus Belarminus)

Editor: Candra Setia Budi

Artikel Asli