Seorang Wanita Tewas Tertimpa Pohon Kelapa, Jasadnya Tertindih Selama 2 Jam

Kompas.com Dipublikasikan 10.34, 19/11/2019 • Kontributor Polewali, Junaedi
KOMPAS.COM/JUNAEDI
Seorang wanita pengendara motor tewas tertimpa pohon kelapa yang tumbang di Polewali Mandar, Selasa (19/11/2019).

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com – Seorang wanita pengendara motor di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, tewas tertimpa pohon kelapa tumbang saat melintasi sebuah perkampungan di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Selasa (19/11/20190.

Korban tertindih pohon selama hampir dua jam bersama motornya sebelum bisa dievakuasi.

Warga yang hendak menolong korban tak bisa berbuat apa-apa lantaran badan korban tertindih pohon kelapa sepanjang 50 meter lebih.

Evakuasi korban berjalan dramatis. Karena tak punya senso atau mesin pemotong pohon kelapa, warga terpaksa mendatangkan alat berat untuk menyingkrikan pohon kelapa yang menindih tubuh korban bersama motor yang dikemudikannya.

Baca juga: Sehari Sebelum Tewas Tertimpa Longsor, Wisnu Kabarkan Akan Kirim Uang untuk Ibunya

Setelah hampir dua jam tertindih pohon kelapa bersama motornya, korban yang belakangan diketahui bernama Amira  (29), warga Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, ini baru dievakuasi setelah alat berat yang didatangkan berhasil mengangkat pohon kelapa dan menggesernya ke sisi jalan.

Warga pun bergotong-royong mengevekuasi jasad korban bersama motornya ke sisi jalan. Setelah itu, jasad korban dibawa ke rumah duka, tak jauh dari lokasi kejadian.

Kondisi tubuh korban yang tertimpa pohon tumbang tampak mengenaskan, sementara motornya ringsek dan rusak berat.

Korban mengalami luka parah. Bagian leher dan bahunya patah, sedangkan kepala korban remuk setelah dihantam pohon kelapa.

Peristiwa ini terjadi saat korban yang baru pulang bekerja  menggunakan motor pribadinya, sore tadi.

Korban yang melalui jalan pintas tersebut tak menyangka pohon kelapa tua yang sudah berusia puluhan tahun itu tumbang dan menimpa dirinya hingga tewas.

Warga setempat, Busman, mengatakan, saat kejadian, angin tidak terlalu kencang, namun diduga pohon kelapa yang tumbang tersebut telah rapuh dimakan usia.

“Mungkin pohonnya sudah lapuk karena sebagian batangnya sudah keropos. Waktu kejadian angin tidak terlalu kencang,” jelas Busman.

Jalan yang dilalui korban sendiri merupakan jalan pintas dari lokasi perumahan menuju ke perkampungan warga sekitarnya.

Baca juga: Hujan Angin, Kantor Wakil Bupati Garut Tertimpa Pohon Beringin

Aparat kepolisian setempat kini tengah menyelidiki penyebab tumbangnya pohon kelapa tua tersebut.

Kepolisian kini tengah mengumpulkan keterangan saksi sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian.

Penulis: Kontributor Polewali, JunaediEditor: Farid Assifa

Artikel Asli