Seorang Bocah di Jombang Mengaku Diperkosa Tetangganya Hingga Hamil 5 Bulan

Merdeka.com Dipublikasikan 19.35, 22/10/2019
Ilustrasi Pemerkosaan. istimewa ©2013 Merdeka.com
Kehamilan bocah ini sendiri diketahui oleh SP (48), orangtuanya secara tidak sengaja. SP mengaku kaget bukan kepalang mengetahui anaknya telah menjadi korban pelampiasan nafsu birahi tetangganya sendiri.

Seorang bocah di Kecamatan Sumobito, Jombang mengaku telah diperkosa oleh seorang tetangganya. Mirisnya, akibat pemerkosaan itu, sang bocah kini hamil 5 bulan.

Kehamilan bocah ini sendiri diketahui oleh SP (48), orangtuanya secara tidak sengaja. SP mengaku kaget bukan kepalang mengetahui anaknya telah menjadi korban pelampiasan nafsu birahi tetangganya sendiri.

"Tahunya pas diperiksa saat kepalanya sakit dan saya bawa ke bidan. Dan saya tanya dia langsung, dia katanya takut karena diancam. Saya juga kaget, kok tega dia melakukan itu," ucapnya, Selasa (22/10).

SP mengatakan, jika sang anak telah mengaku diperkosa oleh tetangganya sebanyak tiga kali. Aksi bejat itu, dilakukan oleh terduga pelaku di rumahnya.

"Sudah tiga kali, yang pertama dipukul di kepala bagian belakang dan ditarik ke dalam rumahnya (pelaku). Dan yang kedua, jika bercerita, maka ia diancam akan dibunuh dan diusir dari tempat tinggal ini. Untuk yang ketiga, pas dia pulang dari sekolah. Dan semua itu dilakukan di rumah pelaku, saya dipaksa dan ditarik," terangnya.

Pihak keluarga hingga kini belum melaporkan peristiwa yang memilukan itu ke kantor polisi. Alasannya, mereka ketakutan karena ancaman akan diusir dari rumah yang ditempatinya kini. Sebab, rumah yang ditempatinya saat ini merupakan milik terduga pelaku.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jombang, AKP Azi Pratas Guspitu, dikonfirmasi terkait peristiwa dugaan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur mengungkapkan, bahwa sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan.

"Sampai saat ini belum ada, kalau ada laporan pasti akan kami tindak lanjuti," ujar Kasat Reskrim.

Artikel Asli