Seorang Alumnus asal Kamboja Positif Covid-19, Fakultas Teknik UGM Diminta Tutup Sementara

Kompas.com Dipublikasikan 13.48, 01/08 • Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma
Kompas Images/Marcus Suprihadi
Universitas Gadjah Mada (UGM)

YOGYAKARTA,KOMPAS.com -Seorang alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta asal Kamboja yang lulus dari program studi magister teknik pengelolaan bencana alam (MTBA) pada Juli 2020 dinyatakan positif Covid-19.

Hasil tersebut diketahui setelah hasil pemeriksaan swab tenggorokan yang dilakukannya di Kamboja keluar.

Setelah mengetahui informasi tersebut, Satgas Covid-19 UGM menelusuri orang pernah kontak dengan alumnus asing itu.

Baca juga: Kantor Jadi Klaster Baru Covid-19, Ini Saran Pakar Epidemiologi UGM

Pasalnya, warga Kamboja itu sempat datang ke kampus UGM untuk mengambil ijazah sebelum kembali ke negara asalnya.

"Kita saat ini masih melakukan pemeriksaan (rapid test) dan pelacakan dengan siapa saja dia pernah melakukan kontak sebelum kembali ke Kamboja setelah kelulusannya,” ujar Ketua Satgas Covid-19 Universitas Gadjah Mada (UGM) Rustamadji dalam keterangan tertulis Humas UGM, Sabtu (1/8/2020).

Rustamadji mengatakan, orang yang akan diperiksa antara lain teman satu kos, pegawai kampus, dan dosen magister teknik UGM.

"Saat ini masih dalam tahap pemeriksaan, Senin depan data baru keluar," tegasnya.

Baca juga: Epidemiolog UGM : Jenazah Penderita Covid-19 Tidak Perlu Dibakar

Jika nantinya dari hasil pemeriksaan ada yang positif, maka akan langsung ditindaklanjuti dengan dilakukan isolasi.

Tempat isolasi sudah disediakan oleh UGM.

 

Fakultas Teknik Diminta Tutup Sementara

Untuk mencegah penularan Covid-19 meluas, Rustamadji sudah merekomendasikan Fakultas Teknik UGM ditutup selama tiga hari.

Selama penutupan berlangsung, gedung fakultas diminta melakukan sterilisasi dengan disinfektan.

Seluruh sivitas akademika UGM juga diminta tetap tenang dan mematuhi protokol kesehatan, baik itu menjaga jarak, memakai masker, dan rajin mencuci tangan.

Selain itu menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

"Jangan panik, tetap disiplin jalankan protokol kesehatan dan ikuti arahan pimpinan," kata Rustamadji.

Penulis: Kontributor Yogyakarta, Wijaya KusumaEditor: Teuku Muhammad Valdy Arief

Artikel Asli