Semut Tercepat di Dunia dari Sahara, Kecepatannya 161 Meter/Detik

Tempo.co Dipublikasikan 00.56, 17/10/2019 • Erwin Prima
Semut Perak Sahara. Kredit: Harald Wolf/SWNS
Dikenal secara ilmiah sebagai Cataglyphis bombycina, semut itu berjalan lebih cepat menurut proporsi tubuhnya dibandingkan seekor cheetah.

TEMPO.CO, Jakarta - Semut tercepat di dunia dapat berlari sejauh 108 kali panjang tubuhnya sendiri setiap detik. Dinamakan Perak Sahara, berdasarkan gurun di mana ia hidup, semut ini berjalan dengan kecepatan 360 mph atau 161 meter/detik, menurut studi yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Biology yang dikutip Daily Mail, 17 Oktober 2019.

Dikenal secara ilmiah sebagai Cataglyphis bombycina, makhluk mungil itu berjalan lebih cepat menurut proporsi tubuhnya dibandingkan seekor cheetah dan melakukan sekitar 12 langkah untuk setiap langkah yang dilakukan pelari cepat Jamaika Usain Bolt dalam sedetik.

“Kecepatan kontraksi otot Perak Sahara mungkin 'dekat dengan batas fisiologis',” kata para peneliti. Semut itu mencapai rekor kecepatan 33,7 inci (855 milimeter) per detik dengan mengayunkan enam kaki mungilnya dengan sangat cepat.

Semut ini memungkinkan untuk mengambil hingga 50 langkah per detik. Untuk menempatkan ini dalam perspektif, Usain Bolt melakukan empat langkah per detik.

Terlebih lagi ia melakukannya di tempat terpanas di Bumi, tempat matahari berkuasa tanpa ampun. Hutan belantara yang luasnya sebesar Amerika Serikat itu adalah bagian terberat di Afrika.

Mereka keluar dari sarang mereka untuk mengais mayat-mayat hewan di puncak hari, ketika pasir bisa mencapai 60 derajat C (140F). Rambut perak di punggung mereka bertindak sebagai kerai utama, yang memantulkan sinar dan mengusir panas kembali ke langit.

Penulis utama Profesor Harald Wolf, seorang ahli arthropoda di University of Ulm, mengatakan: "Bahkan di antara semut-semut gurun pasir, semut perak adalah istimewa."

Tetapi sedikit yang diketahui tentang bagaimana mereka berlari dengan kecepatan tersebut di pasir. Oleh karena itu Prof Wolf dan rekannya menangkap penghuni gurun yang misterius itu di depan kamera setelah mendapati mereka berkembang di bukit pasir selama kunjungan ke Tunisia.

Rekor semut ini menempatkannya di dekat bagian atas daftar makhluk yang memecahkan rekor dunia, bersama dengan kumbang harimau Australia dan tungau pantai California, masing-masing 171 dan 377 panjang tubuh per satu detik.

DAILY MAIL | SPEED OF ANIMALS

Artikel Asli