Sempat Halal Bihalal, Ternyata Hasil Swab Pasien R Positif Covid-19

Kompas.com Dipublikasikan 04.57, 26/05 • Kontributor Lombok Tengah, Idham Khalid
Shutterstock/Kobkit Chamchod
Ilustrasi pasien corona, virus corona, Covid-19

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Pasien positif Covid-19 R (42) asal Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Mataram dikabarkan sempat melakukan halal bihalal di rumah suaminya di Desa Darek, Lombok Tengah.

Belakangan diketahui bahwa R telah melakukan halal bihalal dirumah suaminya sebelum hasil swab positif Covid-19 keluar pada Minggu (24/5/2020) lalu saat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

"Dari keterangan warga, yang bersangkutan ini melakukan halal bihalal dengan kurang lebih 20 orang tetangga-tetangganya," kata Kepala Desa Darek Ismail Sahabudin dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (26/5/2020)

Baca juga: Berawal dari Teguran Tak Gunakan Masker, 7 Pemuda Keroyok 3 Petugas Covid-19

Disampaikan Ismail, R merupakan tenaga medis di rumah Sakit Kota Mataram dan sejak tanggal 30 April lalu R selalu kembali ke rumah setelah bekerja.

"Yang bersangkutan medis di bagian gizi. Semenjak tanggal 30 April itu dia sudah di sini, dia pulang pergi kerja," kata Ismail.

Saat ini, pihaknya sedang melakukan contact tracing bersama Dinas Kesehatan terhadap beberapa orang yang pernah dekat dengan R, termasuk suaminya.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Rumah Sakit Mataram Herman Mahaputra mengakui bahwa R merupakan pekerja medis di instansinya.

"Iya yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada 24 Mei R itu memang anak buah saya," kata Herman.

Kendati demikian, Herman membantah bahwa yang bersangkutan pernah pulang kampung dan melakukan halal bihalal waktu lebaran.

Baca juga: Ungkap Kondisi Adiknya yang Kena Covid-19, Via Vallen: Corona Bukan Aib!

"Hoaks itu dan saya pastikan semua di rumah sakit semua, kita tertib kok tidak ada yang pulang," kata Herman.

Sebelumnya dalam keterangan tertulis Sekretaris Daerah selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas pada Minggu (24/5/2020) lalu, R merupakan pasien nomor 475, dan dikabarkan tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19.

Kendati demikian Riwayat R dikabarkan pernah kontak dengan pasien Covid-19 nomor 390.

Hingga saat ini, R dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik.

Penulis: Kontributor Lombok Tengah, Idham KhalidEditor: Fabian Januarius Kuwado

Artikel Asli