Selain Maurizio Sarri, Juventus 'Resmi' Pecat Orang Ini Demi Revolusi

INDOSPORT.com Diupdate 15.35, 08/08 • Dipublikasikan 17.10, 08/08 • Penulis: I Made Dwi Kardiasao | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo

INDOSPORT.COM - Imbas hasil mengecewakan di panggung Eropa, raksasa Serie A Liga Italia, Juventus, resmi memecat Maurizio Sarri dari kursi kepelatihan. Dengan dalih lakukan revolusi, kini mereka akan menendang satu sosok penting lain.

Seperti diketahui sebelumnya, Bianconeri menelan pil kekalahan pahit usai dibungkam oleh Lyon di babak 16 besar Liga Champions, Sabtu (08/08/20). Brace dari Cristiano Ronaldo tak bisa membalikkan keadaan ketika tim lawan menang dalam gol tandang meski agregat skor berakhir 2-2.

Tak jauh lebih hebat ketimbang Massimiliano Allegri yang pernah antarkan Juve ke perempatfinal musim lalu membuat mereka mulai ragu akan kualitas Sarri. Apalagi dengan beberapa hasil mengecewakan meski sukses menangi Scudetto untuk kali kesembilan.

Menurut laman berita jurnalis Sky Sport, Gianluca Di Marzio, pemecatan Sarri hanyalah suatu awal bagi Juventus yang menatap masa depan baru di Serie A Liga Italia lanjutan. Ya, konon kabarnya Ketua Pengembangan Sepak Bola klub, Fabio Paratici juga kian dekat dengan pintu keluar.

Hal ini menyusul dengan kabar jika tangan kanan kepercayaan Paratici, Federico Cherubini mendapat kenaikan gaji secara signifikan. Alhasil bisa dipastikan akan ada perubahan besar-besaran pada posisi manajemen dimana divisi pengembangan sepak bola diisi oleh orang baru.

Alasan adanya revolusi ini sendiri tidak lepas akan kegagalan rezim baru Juventus yang berusaha tunjukkan tajinya dalam kompetisi domestik maupun Eropa. Seperti diketahui sebelumnya, mereka hanya bisa menangi kompetisi kasta atas Negeri Pizza dengan kehilangan Coppa Italia, Supercoppa Italiana, dan terbaru Liga Champions.

Sebelumnya Juventus sempat dianggap lakukan kesalahan besar dengan memecat Giuseppe Marotta yang kini gabung Inter Milan dan pelatih Massimiliano Allgeri. Paratici yang mengisi posisi direksi, kenyataannya gagal amalkan tugas terutama amankan pemain incaran seperti Romelu Lukaku dan Mauro Icardi.

Meskipun sempat dapatkan Aaron Ramsey, Adrien Rabiot, dan Matthijs de Ligt dengan status free transfer, Paratici tak bisa membuang pemain lain sehingga skuat Juventus kegemukan. Tak heran penampilan kurang mengesankan di Serie A Liga Italia ini juga disebabkan olehnya bersama Sarri yang dipercaya sama-sama tak kompeten.

Artikel Asli