Sekolah di Thailand Larang Muridnya Punya Rambut Poni Jadi Viral

hai-online.com Dipublikasikan 09.38, 15/12/2019 • Ricky Nugraha
Ilustrasi rambut poni (Pexels/Bernard Lee)

HAI-online.com -Suatu sekolah di Thailand belakangan menjadi sorotan setelah memberikan aturan bahwa muridnya dilarang untuk memiliki rambut poni.

Hal ini berawal dari postingan yangmenunjukkan sebuah surat pernyataandari pihak sekolahyang harus ditandatangani orangtua murid.

"Saya (nama orangtua) adalah orangtua dari (nama murid) sadar anak saya melanggar aturan dengan mempunyai rambut poni." Demikian isi surat pernyataan itu.

Dilansir dari Daily Mail, pihak sekolah nggak memberikan alasan mengapa mereka melarang siswanya untuk memiliki rambut poni.

Dalam kontrak yang diunggah di Facebook tersebut, nantinya orangtua siswa bersedia supaya poni putri mereka bakal dipotong.

Setelah dipotong, merekanggak diizinkan lagi memiliki poni, dan harus menjepit rambut mereka supaya nampak rapi.

Surat itu menyatakan bahwa jika ada siswa yang melanggar lagi, maka mereka akan mendapat tiga peringatan sebelum dikeluarkan.

"Saya setuju untuk mematuhi aturan beserta regulasi sekolah tanpa syarat apa pun," jelas surat itu seperti dikutip Coconuts.

Sunreng Srisitthichaisakul, direktur dari sekolah yang diduga mengeluarkan aturan tersebut memberikan pembelaan bahwakebijakan itu sudah diterapkan bertahun-tahun, dan dilandasi kekhawatiran murid terpengaruh budaya K-Pop.

Ia membantah jika siswa akan dikeluarkan jika terus memiliki rambut poni. Menurutnya, pelanggaran yang mereka lakukan akan berimbas pada pengurangan poin prestasi.

Artikel Asli