Sedang Diet Karbohidrat, Siap-siap Efeknya Bau Mulut

Tempo.co Dipublikasikan 08.15, 21/10/2019 • Yayuk Widiyarti
ilustrasi nasi (Pixabay.com)
Ada berbagai faktor penyebab bau mulut, di antaranya kurang asupan karbohidrat, minum obat, dan makan buah kering.

TEMPO.CO, Jakarta - Bau mulut memang menggangu dan menurunkan kepercayaan diri, meski bukan masalah penyakit yang sangat berbahaya atau serius. Aroma tidak sedap yang keluar dari mulut membuat seseorang menjadi minder dan malas bicara.

Faktor pemicunya pun beragam. Dilansir dari WebMD dan HealthLine, berikut beberapa faktor penyebab bau mulut.

#Kurang karbohidrat
Memangkas asupan karbohidrat dan meningkatkan jumlah protein berakibat tubuh mulai membakar lemak untuk energi. Proses itu membuahkan suatu senyawa yang disebut keton dan dipercaya sebagai penyebab bau mulut.

ilustrasi obat (pixabay.com)

#Obat
Lebih dari 400 obat yang diresepkan dan dijual bebas, termasuk antidepresan dan obat alergi, dapat menghambat aliran air liur. Terhambatnya air liur menyebabkan terhambat pula pembersihan makanan dan bakteri di dalam mulut. Hasilnya, bau mulut pun timbul.

#Buah kering
Buah kering mengandung banyak sekali gula. Menurut penelitian di Amerika Serikat, bakteri penyebab bau mulut dipercaya suka gula. Terlebih buah kering dapat tersangkut di antara gigi. Hal tersebut akan menyebabkan bau mulut apabila didiamkan lebih lama.

Artikel Asli