Sebulan Perluasan Ganjil Genap, Kualitas Udara di Ibu Kota Membaik?

Gridoto Dipublikasikan 01.32, 15/10/2019 • Latifa Alfira Ulya
Ilustrasi ruas jalan yang terkena aturan perluasan ganjil-genap

GridOto.com - Aturan perluasan ganjil genap yang telah berlaku selama lebih dari satu bulan diklaim bisa memperbaiki kualitas udara di ibu kota.

Melansir dari Kontan.co.id, hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih.

"Alhamdulillah meningkat, kualitas udaranya membaik ya," ujar Andono, Senin (14/10/2019).

Andono mengatakan, perbaikan kualitas udara diukur dari menurunnya konsentrasi polutan jenis PM (Particular Matter) 2,5 berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup.

Pemantauan dilakukan di Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (SPKU) Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan SPKU Kelapa Gading.

Sementara alat pemantau kualitas udara mobile ditempatkan di Jalan Suryopranoto, salah satu ruas jalan yang diterapkan aturan ganjil genap.

"Evaluasi kami di beberapa titik yang kami pantau, pengurangan tingkat kekotorannya itu bisa sampai 20 persen diukur dari PM 2,5-nya. Ada yang 20%, ada yang 11%," paparnya.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup, peningkatan kualitas udara pernah mencapai 34,58 persen berdasarkan hasil pemantauan SPKU Kelapa Gading.

Perbaikan kualitas itu terjadi pada pekan keempat sejak diberlakukan ganjil genap (30 September-4 Oktober).

Namun pada pekan yang sama, berdasarkan pemantauan SPKU Bundaran HI, kualitas udara hanya meningkat 6,31 persen.

Peningkatan kualitas udara disebut tidak signifikan karena aturan ganjil genap sempat dihentikan imbas aksi unjuk rasa di sekitar Kompleks Parlemen Senayan dan adanya pembangunan trotoar di sekitar Bundaran HI.

Sekadar informasi, Pemprov DKI Jakarta menerapkan aturan perluasan ganjil genap sejak 9 September 2019 di 25 ruas jalan.

Aturan ini berlaku pada Senin-Jumat, pukul 08.00-10.00 WIB dan 16.00-21.00 WIB.

Perluasan ganjil genap ini tidak berlaku pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.

Artikel ini dikutip dari Kontan.co.id dengan judul Sebulan perluasan ganjil genap, kualitas udara Jakarta diklaim membaik

 

Artikel Asli