Sarwendah Beri ASI pada Betrand Peto, Ini Kata Dokter Anak

Kompas.com Dipublikasikan 12.55, 19/11/2019 • Dian Reinis Kumampung
KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI
Sarwendah Tan dan Betrand Peto saat ditemui di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (18/11/2019).

KOMPAS.com - Penyanyi Sarwendah Tan mengaku memberikan ASI miliknya pada putra angkatnya, Betrand Peto.

Istri Ruben Onsu itu mengungkap alasannya mengapa memberikan ASI perahnya kepada Betrand Peto yang kini sudah beranjak remaja.

Sarwendah mengatakan, sebenarnya tak ada alasan khusus dirinya memberikan ASI kepada Betrand Peto, tetapi suatu ketika, saat ia sedang menyusui putri bungsunya, Thania, Betrand sempat berkata.

“Jadi pas saat aku nyusuin, dia selalu bilang gini 'Thania happy ya karena ada bundanya yang nyusuin dia. Kakak dulu waktu kecil dikasihnya teh sama oma' dia bilang gitu,” ujar Sarwendah saat ditemui di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, belum lama ini.Mendengar pernyataan Betrand, Sarwendah pun mempersilahkan putra asuhnya itu untuk mencicipi ASI perah miliknya yang sudah berada di dalam lemari pendingin.

“Terus aku bilang 'kakak kalau mau bunda ada ASI-nya bunda, kakak kalau mau minum boleh' terus akhirnya semenjak itu dia minum ASI,” ungkap Wendah.

Lalu, sebenarnya apa efek samping ASI pada anak yang beranjak remaja?

Dokter spesialis anak, Dr Rina Rohsiswan SpA mengungkap, bahwa sebenarnya pemberian ASI pada anak yang beranjak remaja, tidaklah ada manfaatnya.

“Enggak ada lah, manfaatnya hampir tidak ada. Tidak ada yang menyuruh memberikan ASI kepada anak umur 13 tahun,” kata Rina kepada Kompas.com saat dihubungi, Senin (19/11/2019).

Rina menambahkan, kebutuhan akan ASI saat masih bayi, tidak bisa dibayar saat anak sudah tumbuh menjadi remaja.

“Anak yang tidak disusui lalu dimundurin diberikan sekarang. Enggak bisa. Pernah mendengar istilah 1000 hari pertama kelahiran? Ya itu adalah golden age, enggak bisa dimundurkan,” ujar Rina.

Belum lagi, ASI diproduksi berdasarkan kebutuhan bayi. Sehingga, tak bisa sembarangan memberi ASI kepada anak lain yang tentu memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda.

“ASI diciptakan sebagai makanan utama untuk bayi baru lahir. ASI diproduksi untuk menyesuaikan, kalau lahir prematur, dia akan menyesuaikan zat gizi dan segalanya disesuaikan, kalau cukup bulan juga disesuaikanan,” kata Rina.

“Untuk jenis kelamin juga beda lho, untuk bayi laki-laki dan untuk bayi perempuan,” imbuh Rina

Saat mengonsumsi, memang tak akan ada efek samping yang langsung dirasakan. Namun, mengonsumsi ASI berarti juga akan mewarisi gen dari pendonor.

“Ada yang diwariskan dari ASI itu. Misalkan punya gen yang potensial membawa cancer, ya bisa terkena juga,” ujar Rina.

Penulis: Dian Reinis Kumampung

Editor: Bestari Kumala Dewi

Artikel Asli