Samsung Patenkan Desain Ponsel dengan Poni Terbalik

Kompas.com Dipublikasikan 08.09, 17/10/2019 • Wahyunanda Kusuma Pertiwi
Yudha Pratomo/KompasTekno
Samsung Galaxy M10 memiliki sebuah poni berbentuk tetesan air di bagian atas layar. Poni ini membungkus kamera selfie 5 megapiksel yang mendukung fitur face unlock.

KOMPAS.com - Layar yang luas dengan bezel (bingkai) seminim mungkin sepertinya masih akan menjadi tren di dunia smartphone. Para vendor ponsel pun terus memutar otak, mencari-cari desain baru untuk mengakomodir layar yang semakin luas.
Samsung, misalnya, baru-baru ini diketahui mematenkan ponsel dengan desain "reverse notch" alias poni terbalik.
Alih-alih mengarah ke bagian dalam layar seperti biasanya, reverse notch ala Samsung justru mencuat ke arah luar sehingga tampak menonjol di atas layar. Alhasil, bentuk ponsel tidak utuh persegi panjang.
Baca juga: Samsung Patenkan Ponsel Layar Geser Mirip Xiaomi Mi Mix 3

Sebagaimana notch pada umumnya, bagian poni pada desain ini juga dihuni beberapa komponen yang kemungkinan adalah kamera depan serta earpice.
Paten reverse notch sudah didaftarkan sekitar setahun lalu oleh Samsung di Korean Intellectual Property Office (KIPO).

Sayangnya, tidak ada informasi lebih banyak terkait desain unik ini. Dirangkum KompasTekno dari Lets Go Digital, Kamis (17/10/2019), desain semacam ini juga pernah dipatenkan Xiaomi.

Hanya saja, ukuran notch milik Xiaomi tidak selebar dan sepanjang desain Samsung. Bilah notch Xiaomi jauh lebih mungil, hanya cukup untuk menampung dua buah lubang sensor/ kamera dan earpiece di bawah.

Vendor asal China itu juga belakangan dikabarkan mematenkan desain "bertanduk". Dalam bocoran yang beredar, sudut kiri dan kanan atas tempat kamera depan, menonjol keluar menyerupai sepasang tanduk kecil.
Baca juga: Xiaomi Patenkan Desain Ponsel Bertanduk

Perlu ditambahkan bahwa desain yang telah dipatenkan belum tentu benar-benar akan terealisasi.
Sejauh ini, belum ada vendor smartphone yang mewujudkan konsep nyeleneh seperti dalam contoh di atas. Apabila ada yang berminat, mungkin bisa menjadi penyegaran desain smartphone yang selama ini terlihat seragam. 

Penulis: Wahyunanda Kusuma PertiwiEditor: Oik Yusuf

Artikel Asli