Salmafina Sunan Sedot Lemak, Ketahui Fakta-Fakta Unik tentang Operasi Ini!

Suara.com Dipublikasikan 11.45, 19/09/2019 • Rima Sekarani Imamun Nissa
Salmafina Sunan [Suara.com/Revi C Rantung]
Salmafina Sunan [Suara.com/Revi C Rantung]

Suara.com - Salmafina Sunan mengaku telah melakukan sedot lemak pada Selasa (17/9/2019) lalu. Hal ini dilakukannya demi menjaga penampilannya.

Sehari setelah operasi sedot lemaknya itu, Salma mengaku langsung bekerja demi sebuah profesionalitasnya.

"A day post surgery. My meeting cannot wait for me to get better (Sehari habis operasi. Pekerjaanku enggak bisa nunggu sampai aku sembuh)," tulis Salma dalam unggahannya.

Melansir Hello Sehat, sedot lemak merupakan operasi bedah kosmetik untuk menghilangkan lemak tubuh yang tidak diinginkan.

Berikut beberapa fakta tentang sedot lemak yang jarang diketahui:

Salmafina Sunan setelah sedot lemak (Instagram/Salmafina Sunan)

1. Cara kerja operasi sedot lemak

Saat melakukannya, dokter akan membuka sayatan kecil di kulit dan menyuntikkan anestesi berbasis mineral (tumescent).

Dokter kemudian akan memasukkan tabung kosong (cannula) ke sayatan kecil tadi, berguna untuk menghancurkan timbunan lemak yang mengeras dan mengisap lemak pada bagian tubuh tertentu. Lemak yang disedot akan ditampung dalam wadah tabung.

2. Hasil muncul beberapa bulan

Jangan mengira Anda akan langsung melihat hasil langsung setelah operasi dilakukan. Pasien perlu memakai perban khusus yang melapisi seluruh tubuh untuk mengurangi pembengkakan selama berhari-hari, bahkan berminggu-minggu.

Pasien perlu diet ketat untuk melihat hasil akhir yang maksimal selama beberapa bulan.

Ilustrasi sedot lemak. [Shutterstock]

3. Risiko sedot lemak

Risiko sedot lemak terbesar adalah pembekuan darah atau gumpalan lemak yang bergerak melalui aliran darah menuju paru-paru atau otak.

Sedangkan risiko yang lebih umum adalah pendarahan, infeksi, memar, perubahan warna kulit dan mati rasa di bagian operasi.

Artikel Asli