Sakit Sejak 2011, Bocah Ini Akhirnya Meninggal Karena Bakteri E. Coli

Suara.com Dipublikasikan 11.11, 18/09/2019 • M. Reza Sulaiman
Bakteri E. Coli kembali memakan korban meninggal dunia. (Shutterstock)
Bakteri E. Coli kembali memakan korban meninggal dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Sakit Sejak 2011, Bocah Ini Akhirnya Meninggal Karena Bakteri E. Coli

Seorang anak laki-laki asal Perancis berusia 10 tahun yang sakit akibat keracunan bakteri E. Coli pada 2011 lalu dinyatakan meninggal dunia.

Dia adalah Nolan Moittie, yang jatuh sakit berbarengan dengan 14 anak-anak lainnya.

Dilansir BBC, Nolan harus mendapatkan perawatan intensif sejak 2011 setelah terkontaminasi bakteri E. Coli setelah mengonsumsi burger daging sapi dari supermarket.

Daging burger dibeli dari perusahaan SEB yang berbasis di Saint-Dizier, Prancis utara, dan dijual oleh Lidl.

Nolan mengalami kelumpuhan dan harus menjalani beberapa kali operasi sejak 2011. Saat itu Nolan masih berusia di bawah dua tahun. Hal tersebut membuat bakteri E. Coli menyebabkan kerusakan saraf parah pada Nolan.

Sayang, nyawanya tak tertolong dan ia dinyatakan meninggal pada hari Sabtu lalu.

Ilustrasi bakteri. [Shutterstock]

"Ini adalah akhir dari siksaan panjang, karena penderitaannya tidak berhenti untuk sesaat. Anggota tubuhnya cacat, tulangnya rapuh, ia mengalami berbagai operasi, ia tidak bisa lagi makan, menelan, berbicara atau bergerak," tulis pernyataan Pengacara untuk keluarga Moittie, Florence Rault.

Kasus Nolan adalah kasus paparan E. Coli terburuk akibat mengonsumsi daging sapi beku.

Karena kasus tersebut, mantan bos SEB, Guy Lamorlette harus mendekam dipenjara selama dua tahun sejak 2017 lalu. Selain hukuman penjara, Lamorlette juga didenda sebesar € 50.000 atau sekitar Rp 777 juta.

SEB lalu menarik burger daging sapi yang dipasarkan sebagai Steak Country di seluruh tokonya. Selamat jalan ya Nolan.

Artikel Asli