Saham Garuda Menungkik Akibat Moge Seludupan

Media Indonesia Dipublikasikan 13.02, 05/12/2019 • http://mediaindonesia.com/
Harley yang diseludupkan Dirut Garuda

HARGA saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menungkik tajam pada penutupan saham hari ini. Penyebabnya diduga karena Menteri BUMN Erick Thohir memberhentikan Direktur Utama Garuda Indonesia Gusti Ngurah Askhara Danadiputra. Ari tersangkut kasus penyeludupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton di dalam pesawat Garuda Indonesia yang didatangkan dari Toulouse.

Harga Saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) pada penutupan perdagangan sore ini melemah sebesar 0,8% ke level Rp496/unit saham. Perusahaan pelat merah ini hanya mencapai total nilai transaksi Rp11,11 miliar dan volume perdagangan 22,32 juta unit transaksi.

Saham GIAA sempat terlihat menguat di sesi pertama perdagangan hingga ke level Rp515. Namun pada sesi kedua melemah hingga sempat menyentuh Rp490 atau 2%.

 

Baca juga:

 

Sementara itu, frekuensi perdagangan saham GIAA hari ini tercatat sebanyak 2.670 kali. Transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,82 juta lembar saham dengan nilai Rp11,85 miliar.

Anjloknya saham ini disinyalir pasca Erick Tohir memecat Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara. Usai diketahui menyelundupkan motor Harley dan sepeda Brompton yang datang bersamaan dengan rombongan direksi PT Garuda Indonesia. Mereka menumpang pesawat baru Garuda, A330-900 Neo, yang terbang dari Perancis dan tiba hanggar Garuda Maintenance Facility (GMF) di Bandara Soekarno-Hatta pada 17 November.

Pesawat Airbus seri terbaru yang didatangkan langsung dari Toulouse itu mengangkut 10 awak dan 22 penumpang. Pada manifes dan airway bill pesawat tidak terdapat kargo yang tercatat atau menyebutkan nil cargo, artinya tidak ada kargo. Namun, Bea Cukai menemukan sejumlah barang tak terdaftar di manifes pesawat. (OL-8)

Artikel Asli