Sah! Gojek Beli Saham Blue Bird Rp 411,1 Miliar

kumparan Dipublikasikan 13.10, 21/02 • kumparanBISNIS
Layanan transportasi online GoJek Foto: Garry Lotulung/Reuters

PT Blue Bird Tbk (BIRD) dan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) mengumumkan keputusan final transaksi jual beli saham. Blue Bird menjual 4,33 persen sahamnya kepada Gojek senilai Rp 411,1 miliar. Harga penjualan per sahamnya disepakati Rp 3.800.

Dengan kesepakatan ini, Gojek menjadi salah satu pemegang saham minoritas, di mana kepemilikan saham BIRD oleh PT Pusaka Citra Djokosoetono masih tercatat sebagai pemegang saham pengendali dengan kepemilikan saham sebesar 31,51%.

Selain memperkuat kolaborasi yang sudah terjalin sebelumnya, unit bisnis Gojek, yakni GoPay akan mengimplementasikan kode QRIS sebagai salah satu metode pembayaran di taksi Blue Bird. Lebih lanjut, kehadiran GoPay juga akan terintegrasi ke dalam aplikasi MyBluebird.

BYD e6 jadi armada taksi listrik Blue Bird. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparanOTO

“Kami menyambut baik ketertarikan dari PT Aplikasi Karya Anak Bangsa untuk melakukan investasi melalui pembelian saham BIRD. Bergabungnya PT Aplikasi Karya Anak Bangsa sebagai salah satu pemegang saham menunjukkan bahwa PT Blue Bird Tbk sebagai penyedia transportasi merupakan partner yang strategis bagi PT Aplikasi Karya Anak Bangsa. Kami juga yakin langkah ini akan semakin memperkuat kolaborasi antara kedua belah perusahaan, sekaligus mendukung usaha perusahaan untuk secara konsisten meningkatkan layanan Blue Bird terhadap konsumen,” ujar Direktur Utama Blue Bird, Noni Purnomo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/2).

Suasana di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Foto: Dok. PLN

Sementara itu, Co-CEO Gojek, Andre Soelistyo, menuturkan Gojek merupakan salah satu layanan platform terbesar untuk konsumen di Asia Tenggara dan hal tersebut tidak dapat dicapai tanpa partner kuat, yang memungkinkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Peningkatan kerja sama dengan Blue Bird merupakan bukti nyata untuk hal ini dan memungkinkan kami meningkatkan dua layanan utama kami di Indonesia, yaitu pembayaran dan transportasi,” kata Andre.

Artikel Asli