Saat Sedang Memasak, Chef Ini Terkejut Lihat Balita Jatuh dari Jendela

Popmama.com Dipublikasikan 13.00, 21/08/2019 • Ainun Fadhilah

Saat memiliki balita, Mama dan Papa akan merasakan bahwa si Kecil sangat aktif dan susah sekali diam. Ada beberapa penyebab mengapa si Kecil sangat aktif, salah satunya adalah kurang tidur, merasa lelah, terlalu sensitif terhadap kebisingan dan rangsangan lainnya, atau karena mereka sedang mengalami stres. 

Ketika balita aktif, Mama dan Papa harus berwaspada agar bisa mengantisipasi segala kejadian yang tidak diinginkan. Seperti yang terjadi seorang balita di Inggris yang terjatuh pada jendela dari kamar di lantai dua. 

Kejadian yang terjadi pada sekitar pukul 9 pagi waktu Inggris ini menggemparkan para saksi mata. Akibat terjatuh dari lantai dua, sang Balita alami patah tulang. 

Bagaimana kronologi kejadian terjatuhnya balita di  Inggris ini dan seberapa penting pengawasan terhadap anak balita yang aktif?

Berikut informasi yang telah Popmama.com rangkum!

1. Kronologi kejadian balita jatuh dari lantai dua

Freepik/Kjpargeter

Kabar menggemparkan ini terjadi di Inggris tepatnya di Hotel Rooms Inn Blackpool, Inggris pada Selasa pagi (20/8/19). Dilansir dari The Sun, balita yang masih berumur 18 bulan ini jatuh dari lantai dua, kejadian tersebut disaksikan oleh seorang chef yang sedang memasak sarapan.

Chef bernama Kevin Twiss (35) ini mendengar suara tangisan yang 'terdengar memikirkan' tetaapi ia tidak memikirkannya. Ketika suara itu berlanjut, dia mengintip ke luar jendela dan terpana mendapati balita yang terluka. Setelah tidak ada tanda-tanda orangtua balita itu, Kevin kemudian berteriak ke jendela "keluar, bayimu ada di lantai". 

Dengan cepat ia dan istrinya, Wendy langsung membunyikan alarm setelah melihat balita jatuh ke halaman di belakang gedung. "Dari sana saya melompati tembok dan tidak yakin apa yang harus dilakukan dan saya menjemputnya, pada saat itu Papa dari balita tersebut mulai mencoba menendang pintu gerbang untuk menyelamatkan anaknya. Dia mengambil anak itu dan kembali ke hotel dan kami menelepon ambulans", ujar Kevin.

Petugas medis dan polisi bergegas ke hotel, balita itu dilarikan ke Rumah Sakit Anak Alder Hey di Liverpool dengan cedera tulang tengkorak dan dada.

2. Jeritan bayi terdengar sampai ke hotel sebelah

Bbc.com

Dilansir dari mirror.co.uk, seorang pengurus kamar di hotel Arabella terdekat di Albert Road, mengatakan kepada Blackpool Gazette, bahwa ada seorang laki-laki muda berlari ke bawah untuk mengatakan ada seseorang di lorong belakang yang berteriak bahwa mereka memerlukan ambulan.

"Kami melihat keluar jendela belakang ke tempat parkir dan tidak bisa melihat apa-apa, jadi saya pergi ke gang belakang untuk melihat-lihat dan ketika saya keluar saya bisa mendengar suara balita menjerit", ujar Kerry Wormald

Tidak lama terdengar sirene yang berbunyi pada ambulan lalu orang-orang membantu meletakan balita ke dalam tandu. Seluruh tubuh balita mungil ini diberi penyangga leher dan wajahnya dibalut penuh dengan perban.

3. Tidak ada penangkapan dalam kejadian ini

Mirror.co.uk

Setelah kejadian berlangsung, terdapat beberapa mobil polisi di luar hotel untuk melakukan investigasi di tempat kejadian perkara. Polisi Lancashire mengatakan balita itu telah dibawa ke rumah sakit Alder Hey children’s di Merseyside.

Pasukan polisi yang menangani kasus ini mengatakan, balita tersebut dalam kondisi yang serius dan penyelidikan sedang dilakukan. Namun, dalam kejadian ini tidak ada penangkapan yang dilakukan, diduga hal ini terjadi akibat kelalaian dan kurangnya pengawasan.

Dengan kejadian ini, Mama harus memberi pengawasan yang lebih ya terhadap si Kecil terlebih jika Mama tinggal di sebuah rumah yang bertingkat. Anak-anak yang masih berusia balita senang sekali bermain jadi Mama harus terus memberi pengawasan terhadap si Kecil supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Tips Membuat Rumah Aman Bagi Balita

Pexels/Pixabay
  • Memiliki balita membuat Mama dan Papa perlu melakukan pengawasan ekstra, karena balita begitu aktif dan sangat penasaran dengan apa yang mereka lihat. Saat mereka bermain di dalam rumah, bukan berarti Mama dan Papa tidak mengawasinya. Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan demi keamanan balita agar mereka bisa terhindar dari peristiwa yang berbahaya. 

  • Lindungi si Kecil agar tidak terjatuh saat bermain atau saat sedang berada di dalam rumah, Mama bisa tetap dekat dengan si Kecil supaya ia bisa terjangkau dari penglihatan Mama.

  • Pegangi si Kecil saat ingin melompat atau berjalan di jalanan yang tidak datar.

  • Buatlah gerbang atau pintu pengaman di depan tangga rumah dan jendela, agar si Kecil tidak bisa menerobos lalu terjatuh.

  • Letakkan tempat tidur si Kecil jauh dari jendela, supaya ia tidak dapat meraih jendela dan menghindari si Kecil terjatuh dari jendela. 

  • Gunakan pelindung jendela dan pakai kunci jendela yang rapat. Kunci jendela yang rapat dapat mencegah anak membuka jendela. 

  • Simpan televisi di furnitur yang rendah dan kokoh. Desain TV yang lebih baru memiliki layar lebih besar dan punggung lebih kecil, ini membuatnya lebih berat di bagian depan dan lebih mudah terbalik.

  • Gunakan produk keamanan untuk mengamankan perangkat televisi. Perangkat televisi berat dan keras, jika jatuh pada anak-anak, dapat mengakibatkan cedera kepala, patah tulang, saraf hancur dan cedera internal. Jangkar, kawat gigi sudut atau tali furnitur dapat digunakan untuk mengamankan televisi ke dinding.

  • Ingatkan anak-anak untuk tidak memanjat furnitur. Anak-anak suka memanjat dan menggunakan furnitur dengan cara-cara kreatif, yang bisa menjadi sangat berbahaya.

  • Jauhkan anak dari benda-benda yang bisa mengeluarkan api. Kaca pembatas pada api dapat memanas hingga lebih dari 200 ° C. 

  • Tempatkan penghalang di sekitar perapian. Pasang gerbang pengaman di sekitar perapian atau di pintu masuk ke ruangan yang memiliki perapian. Anak di bawah usia lima tahun, dan terutama yang di bawah dua tahun, paling berisiko. 

  • Ajari anak-anak tentang bahaya kebakaran, dan awasi. Ajari anak tentang bahaya kebakaran. Namun, mengajarinya saja tidak akan mencegah anak dari cedera. Balita dapat mengetahui aturan keselamatan, tetapi belum tentu mengikutinya. 

  • Simpan semua obat-obatan dalam jangkauan dan jauhkan dari anak-anak. Ketika anak  tumbuh, ia menjadi semakin aktif dan lebih mudah menjangkau dan membuka lemari. Obat-obatan, produk pembersih dan racun lainnya perlu dikunci di tempat yang tinggi dan jauh dari jangkauan anak.

  • Tempatkan semua obat dalam kotak yang terkunci dan letakkan di tempat yang tinggi dan jauh dari jangkauan anak-anak.

Itulah informasi seputar terjatuhnya anak balita dari lantai dua sebuah hotel di Inggris. Dari peristiwa tersebut kita sebagai orangtua terutama yang masih memiliki balita sangat perlu memerhatikan keamanan dan keselamatan anak-anak karena mereka super aktif dan jiwa penasarannya sangat tinggi. Stay safe ya!

  • Anak Shareefa Daanish Terkejut Saat Lihat Mamanya Jadi 'Hantu'
  • Jus Kemasan Tidak Selamanya Baik, Ganti dengan Ini Yuk, Ma!
  •  Cara Aman Mengenalkan Kacang-kacangan untuk Makanan Anak
Artikel Asli