Ruhut: Mereka yang Merasa Tapi Tak Dipilih Jadi Menteri Harus Berjiwa Besar

Suara.com Dipublikasikan 03.53, 21/10/2019 • Iwan Supriyatna
Anggota Bidang Hukum Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ruhut Sitompul. (Suara.com/Achmad Ali)
Anggota Bidang Hukum Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ruhut Sitompul. (Suara.com/Achmad Ali)

Suara.com - Politikus PDIP Ruhut Sitompul memberikan pesan kepada pihak gagal terpilih jelang pengumuman menteri Kabinet Kerja Jilid 2 yang akan disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Senin (21/10/2019).

Melalui jejaring Twitter, akun @ruhutsitompul mengunggah cuitan tentang keputusan Presiden Jokowi.

Ia menerangkan bahwa politik masuk dalam kategori ilmu sosial, hasilnya serba tidak pasti.

Begitu pula dengan nasib pihak yang merasa akan terpilih jadi menteri. Mereka bisa saja tidak masuk dalam jajaran Kabinet Kerja Jilid 2.

Untuk itu, pria kelahiran 24 Maret 1954 itu meminta pihak yang merasa terpilih tapi tidak terpanggil untuk menerima segala keputusan. 

"Politik bukan Ilmu Pasti tapi Ilmu Sosial yang artinya 2+2 tidak selalu 4 tapi bisa 7, 8 atau 9. Aku Mohon yang merasa akan menjadi menterinya Bapak Joko Widodo Presiden RI ke 7 dua periode tapi tidak jadi terpanggil bisa menerimanya dengan jiwa besar & tetap mendukung Pak Jokowi Merdeka," cuit Ruhut Sitompul.

Tak sekadar memberi nasihat kepada mereka yang gagal, Ruhut juga berpesan kepada mereka yang terpilih jadi menteri.

Ia meminta nama-nama yang didaulat mengisi Kabinet Kerja Jilid II supaya bersyukur dan bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

"Bapak Joko Widodo Presiden RI ke-7 dua periode hari ini akan mengumumkan para menterinya di kabinet baru, Aku mohon yang terpilih sebagai pembantu presiden RI mengucap syukur kepada Yang Maha Kuasa Tuhan & kerja kerja kerja dengan giat membantu Presiden & Wapres RI merdeka," kata Ruhut Sitompul.

Artikel Asli