Rossi Merasa Jadi Pebalap Yamaha Paling Menderita di Aragon

CNN Indonesia Dipublikasikan 00.24, 23/09/2019 • CNN Indonesia

Valentino Rossi merasa jadi pebalap Yamaha paling menderita dalam balapan MotoGP Aragon 2019.

Rossi yang meraih peringkat keempat dalam tiga balapan sebelumnya, hanya mampu finis di peringkat kedelapan pada MotoGP Aragon.

"Saya tahu kecepatan saya tidak cukup untuk bersaing memperebutkan podium, tetapi saya harap bisa lebih kuat. Balapan berlangsung sulit karena kami memulainya dengan ban depan yang keras seperti pebalap Yamaha lainnya," jelas Rossi dikutip dari Crash.

Rossi Merasa Jadi Pebalap Yamaha Paling Menderita

Valentino Rossi kembali gagal menempati podium pada MotoGP Aragon 2019. (AP Photo/Rui Vieira) "[Fabio] Quartararo dan [Maverick] Vinales mengalami masalah pada akhir balapan, tetapi saya mengalami masalah besar dengan ban depan setelah 5-6 lap. Saya kemudian melambat dan kecepatan saya begitu buruk," sambungnya.

Rossi Merasa Jadi Pebalap Yamaha Paling Menderita

Quartararo dan Vinales yang start di baris pertama gagal naik podium dan harus puas menempati peringkat keempat dan kelima.

Menurut Rossi permasalahan yang dialami pebalap Yamaha tak hanya sekadar pemilihan ban, tetapi juga setelan motor.

"Pada paruh kedua musim ini kami telah memodifikasi motor dan saya bisa tampil kompetitif secara umum, tetapi kami selalu mengalami masalah cengkeraman ban depan dan mengalami masalah lebih banyak dibandingkan Quartararo dan Vinales," kata Rossi.

Rossi dan para pebalap MotoGP lain bakal kembali beradu kecepatan di MotoGP Thailand, Minggu (6/10). Live streaming MotoGP Thailand 2019 dapat disaksikan di CNNIndonesia.com. Sementara siaran langsung dapat disaksikan di Trans 7.

Artikel Asli