Romantisme Berujung Duka, Pria Ini Tewas Setelah Melamar Kekasihnya di Bawah Air Lautan, Begini Kisahnya

Nakita.id Dipublikasikan 03.46, 22/09/2019 • Rachel Anastasia Agustina
Steven Weber Jr melamar sang kekasih di bawah air.

Nakita.id - Hari di mana kita dilamar seharusnya menjadi hari yang sangat membahagiakan.

Bagaimana tidak, mungkin bagi beberapa wanita lamaran adalah suatu momen yang ditunggu-tunggu.

Pada masa sekarang, cara lamaran pun bermacam-macam. Ada yang biasa saja dan ada yang unik.

Seperti lelaki yang satu ini, ia memilih cara yang unik untuk melamar kekasihnya.

Akan tetapi sayangnya, hari bahagia tersebut justru menjadi duka karena kejadian nahas menimpa lelaki itu.

Melansir dari Daily Mail, pria dari Louisiana tenggelam saat melamar kekasihnya di bawah laut saat mereka sedang liburan.

Steven Weber Jr dari Baton Rouge, Louisiana, Amerika Serikat meninggal saat melamar Kenesha Antoine di bawah laut Tanzania, Australia.

Antoine kemudian mengunggah kecelakaan tragis yang dialami kekasihnya di halaman Facebook-nya Jumat pagi dengan foto dan video lamarannya.

"Tidak ada kata-kata yang cukup untuk menghormati jiwa indah yang ia miliki, Steven Weber, Jr." tulis Antoine.

"Kamu adalah cahaya terang bagi semua orang yang kamu temui."

"Kamu tidak pernah muncul dari kedalaman itu (dalam laut), jadi kamu tidak pernah mendengar jawabanku,"

"'Ya! Iya! Jutaan kali, ya, aku akan menikahimu!!'."

Steven Weber mengeluarkan cincin lamarannya.' (Facebook/Daily Mail)

"Kita tidak pernah berpelukan dan merayakan awal dari sisa hidup kita bersama"

"Karena hari terbaik dalam hidup kita berubah menjadi yang terburuk, dalam putaran nasib yang paling kejam yang bisa dibayangkan."

Ternyata Weber meninggal sebelum mendengar jawaban dari Antoine

Pada video itu, terlihat Weber berenang di bawah air sambil memegang plastik ziploc.

Di dalam plastik itu ada tulisan:

"Aku tidak bisa menahan napas cukup lama untuk memberi tahumu semua yang kusukai tentangmu."

"Tapi … semua yang kusukai darimu, membuatku lebih menyukaimu setiap harinya!"

Sementara di sisi satunya, Weber meminta Antoine untuk menikah dengannya.

Dia kemudian mengeluarkan cincin dan membuka kotak, sementara Antoine tertawa gembira di latar belakang video.

"Hanya beberapa hari sebelum kamu meninggal, kamu berkata kepadaku," lanjut Antoine pada postingannya.

"'Aku telah melihat beberapa pasien kanker dalam perjalanan ini, dan aku sadar bahwa ini adalah hal yang terjadi sekali seumur hidup yang orang ingin mengalaminya sebelum mereka mati."

"Dan di sini kita berada di puncak kehidupan. Kami sangat diberkati'."

"Ya, kami dulu, cintaku yang sempurna, malaikatku, jiwaku."

"Ya, benar, dan aku akan membawa berkat dari cinta yang kami bagikan selamanya."

"Aku akan menemukanmu dan menikahimu di kehidupan berikutnya, dan selanjutnya, dan selanjutnya, dan selanjutnya … Aku sangat mencintaimu, dan aku akan selalu melakukannya," pungkas Antoine.

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan pada hari Jumat (20/9/2019) bahwa mereka 'mengetahui laporan kematian seorang warga negara AS di Tanzania,' menurut The Advocate.

"Kami menyampaikan belasungkawa tulus kami kepada keluarga atas kehilangan mereka."

"Kami siap memberikan semua bantuan konsuler yang tepat," ungkapnya.

Belum dilaporkan bagaimana insiden tenggelam itu bisa terjadi. 

Artikel Asli