Risiko Berada di Sebelah Truk, Bisa Kejatuhan Kontainer

Kompas.com Dipublikasikan 04.01, 10/12/2019 • Dio Dananjaya
KOMPAS.com/ANGGITA NURLITASARI
Kecelakaan Truk Kontainer dan Truk Muatan Pasir

JAKARTA, KOMPAS.com – Saat berada di persimpangan menunggu antrean lampu lalu lintas, tak jarang kita berada di sebelah kendaraan besar seperti truk.

Kendaraan seperti ini ternyata cukup membahayakan pengendara sekitar, terutama jika berada di posisi yang terlalu dekat.

Hal ini lantaran truk memiliki blind spot alias titik pandang yang tak bisa dilihat oleh pengemudi. Jika mobil atau motor Anda berada di area tersebut, segera keluar untuk menghindari hal yang tak diinginkan.

Isdanarto, Competence Development Head PT Wahana Inti Selaras (Volvo Trucks Indonesia), mengatakaan saat berada di persimpangan hindari bagian lingkar dalam truk.

Baca juga: Awas Terlindas, Ini 4 Titik Blind Spot pada Truk

“Kalau mau aman, saat truk akan belok ke kiri, kendaraan kita jangan berada di sebelah kiri truk. Begitu juga saat truk belok ke kanan, kita jangan berada di sebelah kanan truk,” ujar Isdanarto kepada Kompas.com (9/12/2019).

Selain itu, Isdanarto juga menyebutkan dalam beberapa kasus sering juga terjadi kontainer tidak dikunci. Hal ini menyebabkan kontainer jatuh ke samping karena gaya sentrifugal.

“Jeleknya di Indonesia masih banyak truk yang bisa jalan, keluar area pelabuhan misalnya, tanpa mengunci kontainernya,” katanya.

Baca juga: Siasati Kondisi Ramai, Sopir Truk Harus Pintar Manfaatkan Spion

“Jadi saat truk belok ke kiri, karena gaya sentrifugal, kontainer limbung ke arah kanan dan terlepas dari buntut truk,” ucap Isdanarto.

Oleh sebab itu, ia menganjurkan bagi kendaraan yang sedang berdampingan dengan truk saat di persimpangan untuk mengalah. Mempersilakan truk jalan lebih dulu jadi langkah paling bijak agar selamat di perjalanan.

Penulis: Dio DananjayaEditor: Azwar Ferdian

Artikel Asli