Ridwan Kamil Ingin Bandara Kertajati Pakai Nama BJ Habibie, Kenapa?

kumparan Dipublikasikan 08.46, 19/09/2019 • Michael Agustinus
Suasana di kawasan Bandara Kertajati. Foto: Putri Sarah Arifira & Helmi Afandi Abdullah/kumparan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mempunyai cara tersendiri untuk mengenang Presiden ke-3 Indonesia BJ Habibie. Ridwan Kamil mewacanakan Bandara Internasional Kertajati diubah namanya menjadi Bandara Internasional BJ Habibie.

Namun, pengamat penerbangan sekaligus Anggota Ombudsman RI, Alvin Lie meminta penjelasan mengenai wacana perubahan nama Bandara Kertajati itu.

“Gagasan menarik, namun apa kaitan Pak Habibie dengan daerah tersebut? Apakah Pak Habibie pernah tinggal di kawasan tersebut? Apakah Pak Habibie yang mengawali gagasan bandara tersebut?” tanya Alvin saat dihubungi kumparan, Kamis (19/9).

Mantan Presiden Indonesia BJ Habibie hadir saat Presiden AS Barack Obama menyampaikan pidato utama di Universitas Indonesia di Jakarta pada 10 November 2010. Foto: AFP PHOTO / BARBARA WALTON

Alvin juga mempertanyakan adanya ikatan historis atau emosional antara almarhum BJ Habibie dengan daerah Kertajati. Untuk itu, ia meminta RK sapaan akrab Ridwan Kamil mengkajinya lebih dalam perihal wacana tersebut.

“Sebaiknya dikaji bersama DPRD, Kemenhub dan juga keluarga Pak Habibie,” ujar Alvin.

Selain itu, Alvin menegaskan tidak bisa seenaknya dalam memakai nama seseorang khususnya BJ Habibie menjadi nama Bandara. Apalagi, kata Alvin, tidak menutup kemungkinan daerah lain juga menginginkannya. Sehingga perlu koordinasi yang jelas.

Komisioner Ombudsman Alvin Lie Foto: Mustaqim Amna/kumparan

“Enggak bisa suka-suka. Bagaimana kalau ada beberapa daerah yang ingin gunakan nama Pak Habibie sebagai nama bandaranya?” tutur Alvin.

Wacana perubahan nama Bandara Kertajati itu dilemparkan Ridwan Kamil melalui akun media sosialnya. Beragam respons warganet membanjiri kolom komentar sosial media Ridwan Kamil terkait wacana tersebut.

Artikel Asli