Reza Rahadian dan Wulan Guritno Terlibat di Rumah Kenangan

REPUBLIKA ONLINE Dipublikasikan 06.49, 12/08 • Nora Azizah
Konferensi Pers Virtual RUMAH KENANGAN produksi Titimangsa Foundation dan didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation Selasa (11/8).
Konferensi Pers Virtual RUMAH KENANGAN produksi Titimangsa Foundation dan didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation Selasa (11/8).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Reza Rahadian dan Wulan Guritno ambil bagian dalam pementasan teater "Rumah Kenangan" yang ditampilkan secara daring. Kedua bintang film itu menemukan pengalaman berharga dalam proses produksi teater yang disutradarai oleh Agus Noor tersebut.

"Saya belajar gitar tapi bukan yang profesional. Minimal tahu cara pegangnya, tahu kuncinya. Jangan sampai ini dari megangnya saja sudah salah," kata Reza Rahadian dalam jumpa pers virtual teater "Rumah Kenangan", Selasa (11/8).

Reza mengaku senang ketika diajak Happy Salma untuk terlibat dalam teater ini. Ia rindu untuk kembali berada di atas panggung.

"Yang jelassih sebenarnya kembali bisa berada di sebuah panggung dan ketika mendengar teh Happy menceritakan ide tentang pertunjukan ini buat saya sulit untuk mengatakan tidak," ujar Reza.

Sementara itu, Wulan Guritno mengatakan tidak pikir panjang untuk mau terlibat dalam produksi teater ini. Meskipun dia pribadi masih menyimpan rasa khawatir karena pandemi Covid-19.

Namun proses produksi yang telah melalui protokol kesehatan ketat membuat Wulan Guritno cukup yakin. Selain itu, pementasan teater ini juga mengemban misi mulia untuk membantu pekerja seni terdampak Covid-19.

"Aku menelaah ini bukan hanya pertunjukan teater tapi ada misi mulia sebuah pertunjukan untuk semangat berkarya, dan berkesenian," papar Wulan Guritno.

Wulan mengatakan bahwa perannya di teater "Rumah Kenangan" ini sangat kompleks. Namun menurut Wulan, perannya itu juga sangat relevan dengan kehidupan masyarakat luas.

"Tokoh aku ini dapat pengalaman yang mungkin akan didapatkan oleh penonton bahwa dalam keluarga itu punya rahasia masing-masing, tapi siapa lagi yang menolong kita selain keluarga," ujar dia.

Artikel Asli