Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Kompas.com Dipublikasikan 06.57, 21/10/2019 • Ardi Priyatno Utomo
KONTAN/MURADI
Ilustrasi

SINGAPURA, KOMPAS.com - Nama mi instan Indonesia, Indomie, makin mendunia setelah restoran khusus yang meyajikannya dilaporkan bakal dibuka di Singapura.

Mi yang dikenal karena berbagai rasa itu mempunyai banyak penggemar di seluruh dunia, dengan restoran yang khusus menghidangkannya mulai dibuka.

Berdasarkan blog makanan halal Have Halal Will Travel dikutip Todayonline pekan lalu, IndoBowl bakal dibuka di Kampong Glam, Singapura, 25 Oktober mendatang.

IndoBowl yang bukan merupakan restoran yang didukung Indomie pertama kali dibuka di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 2017 lalu.

Nantinya, menu yang ditampilkan sebagian besar berpusat pada Indomie. Antara lain Mumbo Jumbo. Porsi besar dengan daging panggang, dan empat telur goreng.

Dibukanya restoran di Singapura menunjukkan semakin dikenalnya produk mi instan yang diluncurkan pada 1982 silam di dunia tersebut.

Mengutip KompasMoney pada 2017, Indomie merupakan produk mi instan yang paling banyak dipilih di Afrika, berdasarkan Kantar Worldpanel bertajuk Brand Footprint 2016

Begitu terkenalnya di Afrika, pemerintah Nigeria sampai harus "meminjam" pengaruhnya guna meningkatkan angka vaksinasi di sana.

Dilansir dari KompasSains pada November 2018, Pemerintah Negara Bagian Sokoto bekerja sama dengan UNICEF mengadakan imunisasi polio.

Sebagai iming-iming, anak berusia antara sehari hingga lima tahun bakal mendapat satu pak Indomie jika bersedia diimunisasi.

Rupanya, strategi ini sukses besar. Daily Nigerian melaporkan bahwa jumlah anak yang diimunisasi telah melebihi target yang berjumlah 58.813 anak.

Atau pada Juli tahun ini, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mendatangi pabrik Indomie di zona industri Tekirdag, Turki.

Kunjunga tersebut disebut bertujuan untuk meninjau keberhasilan Indomie yang dikabarkan menguasai pasar mi instan di Turki sebesar 90 persen.

Beroperasi selama sembilan tahun, Indomie dilaporkan sudah tersebar di 81 provinsi di Turki. Bisa diperoleh baik di pasar besar atau pun daring.

Menurut General Manager Indofood Turki, Adkoturk Wassim Brinjiki, penjualan Indomie pada 2019 ini naik 10 kali lipat dibanding lima tahun sebelumnya.

Dia mengatakan, pihaknya gencar melakukan promosi dan pemasaran, serta membangun kesadaran konsumen. Seperti mengundang murid sekolah berkunjung ke pabrik.

Selain itu, promosi melalui media sosial dinilai paling efektif saat ini untuk menarik minat konsumen, khususnya kalangan milenial.

Penulis: Ardi Priyatno Utomo

Editor: Ardi Priyatno Utomo

Artikel Asli