Resmi ke Inter, Man Utd Rugi Besar Miliki Sanchez

Tagar.id Dipublikasikan 16.07, 06/08
Resmi ke Inter, Man Utd Rugi Besar Miliki Sanchez

Jakarta - Striker Alexis Sanchez benar-benar menjadi mimpi buruk bagi Manchester United. Bahkan saat melepas Sanchez secara gratis ke Inter Milan, Man Utd masih harus memberi pesangon kepada striker tim nasional Chile yang hanya mencetak 5 gol sejak direkrut pada Januari 2018. Man Utd rugi besar mendatangkan pemain tersebut.

Rugi dan terus merugi. Sosok Sanchez bagi Man Utd. Padahal, Sanchez sempat disebut sebagai pembelian terbaik Man Utd sejak kepergian manajer legendaris Sir Alex Ferguson. Mantan penyerang Barcelona ini diharapkan mengembalikan kejayaan The Red Devils yang terpuruk setelah terakhir kali menjadi juara Liga Premier Inggris 2013. 

Usai membawa Man Utd memenangi trofi ke-20 kali itu, Ferguson memang mengundurkan diri. Kekuasaannya di Old Trafford yang melegenda selama 25 tahun berakhir sudah. Sejak itu, dominasi Man Utd runtuh yang kemudian digantikan Chelsea, Manchester City dan terakhir Liverpool. 

Kami berharap dia meraih sukses. Biar bagaimana pun, dia pemain top dan kami ingin dia menunjukkan yang terbaik

So, Sanchez menjadi tumpuan harapan Setan Merah saat dibeli dari Arsenal. Namun yang terjadi bukannya membantu Man Utd bersaing dengan para rival, Sanchez justru mandul total. Striker yang melejit di Eropa saat membela Udinese ini justru menjadi kartu mati. Jangankan berburu top scorer liga, dirinya malah lebih sering gagal membobol mencetak gol. 

Ironisnya, Sanchez merupakan pemain dengan gaji tertinggi di Man Utd. Dirinya mengantongi gaji 505 ribu poundsterling atau Rp 9,6 miliar setiap pekan. Gaji dia 2 kali lipat lebih besar dibandingkan gaji rata-rata pemain Man Utd. 

Kiper David de Gea yang menduduki peringkat ke-2 sebagai pemain dengan gaji tertinggi pun hanya menerima 395 ribu poundsterling setiap pekan. Striker Anthony Martial yang lebih bisa diandalkan untuk membobol gawang lawan mendapat gaji separuh dari yang diterima Sanchez. 

Harga 1 Gol Sanchez di Man Utd 228 Miliar Rupiah

Dengan gaji tinggi, tetapi kontribusi gol yang minim menjadikan Sanchez sebagai pemain dengan gol yang berharga 'mahal'. Bagaimana tidak, Man Utd sudah mengeluarkan 59,3 juta poundsterling untuk gaji Sanchez sejak kedatangannya pada 2018. 

Dan, dia menjawab gaji mahalnya dengan torehan 5 gol. Ini berarti harga 1 gol Sanchez untuk Man Utd mencapai 11,9 juta poundsterling atau Rp 228 miliar!

Sanchez yang tak memberi kontribusi apa-apa akhirnya dipinjamkan ke Inter Milan. Saat meminjamkan pemainnya, juara Liga Champions 3 kali ini pun masih harus menalangi separuh gaji Sanchez. Tak heran bila pemain yang pernah mendapat julukan El Nino Maravilla alias si Anak Ajaib di negaranya ini benar-benar makan gaji buta dari Man Utd. 

Pencapaian Sanchez di Inter memang tak mengecewakan. Paling tidak, dia masih ingat bagaimana mencetak gol. Pemain berusia 31 ini mengemas 4 gol dan 9 assists selama 22 pertandingan Serie A Italia bersama I Nerazzurri

Keberhasilan itu menjadikan Inter merekrutnya secara permanen. Hanya negosiasi kepindahan Sanchez tak mudah sampai akhirnya Man Utd memutus kontrak dan melepas pemainnya secara gratis. 

Inter memang diuntungkan karena tak perlu membayar transfer ke Man Utd. Dia pun mendapat kontrak berdurasi 3 tahun yang menjadikan Sanchez bersama Inter sampai 2023. Lebih ironis lagi, Sanchez ternyata bersedia dipotong gaji sehingga La Beneamata dengan senang hati menerimanya. 

Sanchez, Pemain Penting Inter

CEO klub Giuseppe Marotta memberi alasan bila Sanchez menjadi bagian penting dari skuat mereka di musim mendatang sehingga merekrut pemain itu. Kehadirannya pun menjadikan Inter sebagai tempat berkumpulnya para pemain Man Utd. Sebelumnya, Inter mendatangkan Romelu Lukaku dan Ashley Young. 

"Kami menaruh kepercayaan pada dia. Dan, dia menjadi bagian penting dari skuat ini. Kami senang dengan tercapainya kesepakatan ini," ucap Marotta kepada Sky Sport Italia

"Operasi Sanchez yang dilakukan klub merupakan perekrutan yang ekselen. Kami pantas mendapatkannya," ujar pelatih Antonio Conte menambahkan. 

"Saat datang, kariernya sedang memburuk. Apalagi dia kemudian cedera. Namun kami sabar menunggu dia. Kini dia menunjukkan performa yang bagus," kata Conte lagi. 

Manajer Man Utd Ole Gunnar Solskjaer pun mengucapkan selamat kepada Sanchez. Menurut dia kepindahannya merupakan yang terbaik bagi pemain tersebut.

"Kami berharap dia meraih sukses. Biar bagaimana pun, dia pemain top dan kami ingin dia menunjukkan yang terbaik. Sayang kami tak bisa menyaksikan hal itu saat dia berada di sini," kata Solskjaer. 

Meski sudah terbebas dari beban berat Sanchez, namun Man Utd masih saja harus merogoh kocek. Ironis memang karena Man Utd harus membayar kompensasi sebesar antara 5 dan 10 juta poundsterling kepada Sanchez atas pemutusan hubungan kerja itu. 

Namun itu masih lebih baik ketimbang harus mengeluarkan uang sampai 40 juta poundsterling lagi atau Rp 765 miliar untuk gaji Sanchez selama 2 tahun lagi sampai kontraknya di Man Utd berakhir. Man Utd memang rugi besar memiliki Sanchez. Bahkan untuk melepasnya, klub itu masih harus membayar kompensasi. 

Repotnya bila Inter kemudian bertemu Man Utd di final Liga Europa. Dan, Sanchez mencetak gol penentu kemenangan yang membawa Inter juara. Man Utd bakal sakit tapi tak berdarah. Duh. []

Artikel Asli