Resmi, Tottenham Hotspur Pecat Mauricio Pochettino

Kompas.com Dipublikasikan 21.21, 19/11/2019 • Mochamad Sadheli
twitter
Pelatih Tottenham Hotspurs Mauricio Pochettino jumpa pers usai timnya dikalahkan Bayern Muenchen pada hari Rabu, (1/10/2019) dini hari tadi.

KOMPAS.com - Kursi kepelatihan Tottenham Hotspur saat ini sedang lowong seusai mengumumkan memecat juru taktik mereka, Mauricio Pochettino.

Kabar tersebut resmi dilayangkan melalui situs klub berjuluk Tke Lilywhites pada Selasa (19/11/2019) malam atau Rabu dini hari WIB.

Performa buruk Tottenham Hotspur di semua kompetisi menjadi penyebab utama kabar mengejutkan ini.

Tidak hanya Mauricio Pochettino saja yang menjadi korban, staf pelatihnya pun demikian.

Jesus Perez, Miguel D'Agostino, dan Antoni Jimenez turut dipurnatugaskan dari Tottenham Hotspur.

Baca juga: Jose Mourinho Lebih Dekat ke Tottenham dan Arsenal

Bos Tottenham, Daniel Levy mengonfirmasi sendiri keputusan mendadak tersebut.

"Kami sebenarnya enggan melakukan keputusan ini," kata Levy dikutip dari situs web resmi Tottenham.

"Ini adalah keputusan yang tidak mudah diambil, juga tidak tergesa-gesa," ujarnya.

"Rangkaian hasil buruk di akhir musim lalu serta awal musim ini yang mengecewakan adalah dasarnya," ucap Levy.

Pochettino pertama kali bergabung dengan The Lilywhites pada Mei 2014 silam.

Banyak kenangan yang didapat bersama klub asal London Utara ini.

Baca juga: Tottenham Harus Jual Eriksen Saat Bursa Transfer Januari 2020

Namun, Tottenham Hotspur saat ini sedang memiliki tren negatif di Liga Inggris.

Harry Kane dkk berada di peringkat ke-14 klasemen sementara Premier League, kasta tertinggi Lifa Inggris.

Begitu juga di Liga Champions.

Meski sempat mencapai final pada musim 2018-2019, tahun ini sempat kalah memalukan di kandang kontra Bayern Muenchen dengan skor telak, 2-7.

Total, 293 laga sudah dijalani oleh Tottenham bersama Pochettino.

Dengan rincian, 159 berakhir kemenangan, 62 kali imbang, dan 72 kali kalah.

Hingga saat berita ini diturunkan, masih belum jelas pengganti pelatih kelahiran Argentina tersebut.

Penulis: Mochamad Sadheli Editor: Jalu Wisnu Wirajati

Artikel Asli