Republikopi Aceh 2: Saat Siti Kewe Menikah dengan Tanah

REPUBLIKA ONLINE Dipublikasikan 05.09, 08/08 • Sadly Rachman
Petani kopi di Benermeriah, Aceh
Petani kopi di Benermeriah, Aceh
Ekspedisi Republikopi di Tanah Rencong, Aceh.

REPUBLIKA.CO.ID, BENERMERIAH -- Bismillah, Siti Kewe. Kunikahen ko urum kuyu, Weh Ken Walimu Tanoh Ken Saksimu, Lao Ken Saksi Kalammu.

Terry Endahwahyuni, Ketua koper Produsen Bersama Mandiri Sejahtera (Kopsen Bahtera) mengatakan,'Mantra' itu yang kerap dibacakan oleh petani-petani kopi di wilayah Aceh Tengah, kala mulai menanam pohon kopi di perkebunan mereka. Bagi petani-petani di wilayah Aceh Tengah, Kopi bukan sekadar tanaman yang bisa menghasilkan keuntungan.

Lebih dalam lagi, kopi merupakan bagian tidak terpisahkan dalam napas dan kehidupan masyarakat di Gayo, Aceh. Meski kini budidaya tanaman kopi secara modern sudah sangat berkembang, Terry berharap para petani, khususnya generasi muda, tidak melupakan tradisi dan budaya terkait kopi yang sudah ada secara turun temurun.

Videografer | Fakhtar Khairon Lubis, Fian Firatmaja

Fotografer | Thoudy Badai RB

Host | Bayu Hermawan

Video Editor | Atar

Artikel Asli