Relawan Ungkap Efek Samping Vaksin Corona: Sempat Pusing tapi Tidak Demam

kumparan Dipublikasikan 09.30, 14/08 • kumparanNEWS
Relawan vaksin Corona di Bandung. Foto: Tangkapan layar kumparan

Indonesia mulai melakukan uji vaksin corona pertama di Bandung. Vaksin yang diuji merupakan buatan China, yakni Sinovac dan sudah diuji ke 19 relawan pada Selasa (11/8) kemarin. Salah satu relawan, Fadli Barjadi menceritakan pengalamannya usai disuntik vaksin.

Ia sempat merasa pusing, tapi tidak begitu parah. Bahkan ia masih sanggup melanjutkan pekerjaannya sebagai driver ojek online.

"Bahkan setelah disuntik saya kerja biasa cari orderan. Saya memang merasakan pusing dan enggak enak badan, tapi enggak sampai sempoyongan, enggak terlalu mengganggu pekerjaan saya," kata Fadli Barjadi di acara To The Point bersama kumparan, Jumat (14/8).

Suhu tubuh Fadli juga terhitung normal. Meski ada kenaikan, namun tidak sampai demam.

Melihat proses produksi vaksin corona di Gedung 43 Bio Farma Bandung, Jawa Barat. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

"Itu waktu pas 30 menit setelah divaksin saya 36,2 derajat, terus 36,4 derajat, tanggal 12 di 36,6 derajat ya rata-rata 36 derajat," kata Fadli.

Selain itu, Fadli justru mengalami beberapa hal baik dalam tubuhnya usai disuntik vaksin corona. Ia yang biasanya susah tidur, menjadi cepat tidur.

"Kalau positifnya makan saya lebih banyak. Kalau adik saya saya belum ngobrol lagi, kalau negatifnya katanya ada sakit kepala sedikit," tutup Fadli.

Artikel Asli