Recall Daihatsu Gran Max dan Luxio Belum Sampai 5 Persen

kumparan Dipublikasikan 06.35, 08/12/2019 • Muhammad Ikbal
Daihatsu Gran Max Foto: dok. ADM

Pada 1 November 2019 lalu, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengumumkan penarikan kembali atau 'recall' pada dua produknya, yaitu Gran Max 1.5 dan Luxio.

Kini, setelah lebih dari satu bulan proses penarikan kembali tersebut dilakukan, kabarnya baru sedikit pemilik Gran Max dan Luxio yang memenuhi panggilan tersebut

Adapun dari target penarikan 36 ribu unit, kabarnya baru terdapat 1.500 unit Gran Max dan Luxio yang telah selesai diperbaiki.

“Target kami itu kan recall 36 ribu unit. Nah, hingga saat ini yang sudah kami telfon itu 7.600 unit, yang sudah konfirmasi mau diperbaiki itu 2.400 unit, dan yang sudah selesai diperbaiki itu 1.500 unit,” beber Hendrayadi Lastiyoso, Marketing CR Division Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation.

Melihat angka tersebut, artinya jumlah unit Gran Max dan Luxio yang sudah diperbaiki oleh Daihatsu belum mencapai 5 persen. Masih belum maksimalnya upaya recall tersebut pun diakui oleh pihak Daihatsu.

Daihatsu Luxio Foto: dok. ADM

Menurut Hendrayadi, faktor tingginya penggunaan 2 mobil tersebut sebagai kendaraan komersial, menjadi salah satu kendala terbesar yang dialami oleh pihaknya.

“Karena ini kan commercial car, jadi pertama mereka rata-rata jarang masuk ke bengkel resmi, kedua karena mereka mobil usaha kan pasti satu hari saja itu mobil harus menghasilkan uang, jadi ya mungkin itu alasan masih minim yang lakukan perbaikan,” ungkap Hendrayadi.

Meski begitu, Hendrayadi mengatakan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk berusaha membujuk para konsumennya, supaya segera melakukan perbaikan recall. Adapun waktu perbaikan yang dibutuhkan pada recall ini, yaitu sampai 11 jam.

Untuk perbaikannya sendiri, konsumen Daihatsu yang terkena recall tidak akan dikenakan biaya perbaikan apapun.

Artikel Asli