Reaksi yang Dialami Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dan Cara Mengatasinya

Kompas.com Dipublikasikan 01.13, 14/08 • Kontributor Bandung, Reni Susanti
ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA
Petugas kesehatan memberikan pengarahan dan evaluasi kepada relawan saat simulasi uji klinis calon vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020). Simulasi tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan tenaga medis dalam penanganan dan pengujian klinis tahap III calon vaksin Covid-19 produksi Sinovac kepada 1.620 relawan.

BANDUNG, KOMPAS.com – Sebanyak 21 relawan yang dipilih secara acak telah disuntik calon vaksin Covid-19.
Tidak ada keluhan dari 21 relawan tersebut.

Reaksi yang ditimbulkan pun cenderung ringan, seperti nyeri di tempat bekas suntikan yang berangsur hilang.

Baca juga: 21 Relawan yang Disuntik Vaksin Covid-19 Mengalami Reaksi Ringan
“Ada beberapa reaksi yang bisa timbul setelah disuntik vaksin,” ujar Ketua Tim Riset Uji Klinis Fase 3 Vaksin Covid-19 dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Prof Kusnandi Rusmil saat dihubungi Kompas.com, Jumat (14/8/2020).
Reaksi yang mungkin dialami seperti sedikit bengkak dan perubahan suhu tubuh.

Ia menjelaskan, kemungkinan relawan mengalami bengkak sedikit biasanya 1-2 persen.
“Kalau hangat (suhu tubuh) kemungkinannya 15 persen,” kata Kusnandi.

Baca juga: Cerita Dosen Unpad Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19
Bila hal itu terjadi, cara penanganannya sama dengan anak bayi yang baru diimunisasi.

Cukup dengan meminum parasetamol yang bisa didapat dari Puskesmas atau dokter.
Untuk para relawan, kesehatan peserta akan dipantau tim secara teratur selama jalannya penelitian atau 6 bulan setelah pemberian vaksin terakhir.
Selain itu, peserta dilindungi asuransi kesehatan.

Baca juga: Jumlah Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Capai 1.451 Orang, Pendaftaran Masih Dibuka

 

Intinya, jika mengalami keluhan, maka relawan dapat langsung mengontak tim.
Pendaftaran relawan uji klinis calon vaksin Covid-19 fase 3 masih dibuka hingga 31 Agustus 2020.
Untuk fase 3, jumlah relawan yang dibutuhkan sebanyak 1.620 orang. Hingga kini, jumlah relawan yang mendaftar sudah 1.451 orang.
Ada beberapa manfaat keikutsertaan dalam penelitian, seperti pemeriksaan apus tenggorokan dan rapid test Covid-19 secara cuma-cuma.
Kemudian, peserta kemungkinan mendapatkan manfaat kekebalan terhadap Covid-19.

Bagi yang mendapat plasebo akan memeroleh vaksin Covid-19 setelah vaksin didaftarkan.
Lalu, kesehatan peserta akan dipantau oleh petugas kesehatan secara teratur selama jalannya penelitian atau 6 bulan setelah pemberian vaksin terakhir.

Bagi yang berminat menjadi relawan bisa menghubungi Clinical Research Unit Departemen Ilmu Kesehatan Anak Lantai 1 RSUP Hasan Sadikin Bandung.

Penulis: Kontributor Bandung, Reni SusantiEditor: Abba Gabrillin

Artikel Asli