Rambut Tumbuh di Perut selama Kehamilan, Amankah?

Popmama.com Dipublikasikan 10.00, 23/10/2019 • Annisa Nur Indah
pixabay/Patou Ricard

Ma, ibu hamil biasanya memiliki pertumbuhan hormon tertentu. Bahkan hormon ini juga memengaruhi pertumbuhan rambut. Kadang tumbuhnya pun di tempat yang sebelumnya tak pernah tumbuh, perut salah satunya.

Beberapa Ibu hamil mengalami pertumbuhan rambut ekstra atau bernama hirutisme.

Biasanya rambut tumbuh di daerah perut, wajah, bahkan puting. Katanya sih setelah 6 bulan kehamilan bulu-bulu ini akan rontok sendiri. Benarkah begitu?

Berikut ini Popmama.com sudah merangkum informasinya buat kamu.

1. Apakah perut berbulu selama kehamilan itu normal?

Freepik/yanalya

Kebanyakan Ibu hamil memang tidak menyukai bulu-bulu yang tumbuh di sembarang tempat itu. Kadang bulu tersebut memang mengganggu penampilan.

Tapi perut yang berbulu selama kehamilan itu sangatlah normal. Yang perlu Mama lakukan adalah sabar menunggu sampai ia hilang dengan sendirinya.

2. Penyebab tumbuh rambut pada perut selama kehamilan

Selama kehamilan, tubuh memproduksi androgen dalam kadar berlebih. Androgen inilah yang menyebabkan pertumbuhan rambut tidak hanya tumbuh di daerah umum tapi juga daerah yang tak diinginkan.

Selain itu, melanin juga membuat kulit semakin berpigmentasi sehingga menjadi gelap dari sebelumnya.

  • Linea Nigra, Garis Hitam Penghias Perut Selama Kehamilan
  • Mengenal Melasma, Topeng Hitam Selama Masa Kehamilan
  • 5 Bagian Tubuh yang Menghitam Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

3. Kenapa setiap perempuan hamil mengalami hal yang berbeda-beda?

Pexels/bruce mars

Gejala hamil tiap perempuan itu berbeda. Ada ibu hamil yang menghasilkan hormon pria, ada yang punya jerawat berlebih, atau pembengkakan.

Ketika kulit kamu sangat sensitif terhadap perubahan, ia akan bereaksi terhadap peningkatan hormon tertentu. Ini yang membawa perbedaan pada setiap ibu hamil.

4. Apa sih artinya tumbuh rambut di perut selama kehamilan?

pixabay/BRUNA BRUNA

Artinya bahwa hormon dalam tubuh Mama bekerja terlalu keras untuk membantu bayi Mama tumbuh dengan baik di dalam rahim. Jadi jangan khawatir ya, Ma.

5. Bakalan hilang setelah melahirkan?

Kehamilan membawa banyak efek samping. Salah satu efek tersebut adalah Hirsutisme atau pertumbuhan rambut berlebihan selama kehamilan karena terlalu banyak bekerja hormon.

Tapi jangan khawatir karena hormon akan kembali normal setelah melahirkan, artinya bulunya juga akan hilang. Ini sama halnya dengan kulit yang menghitam selama kehamilan, nantinya setelah melahirkan pun kulit akan kembali cerah seperti semula.

6. Bulunya terlalu mengganggu, apakah bisa dihilangkan saja?

pixabay/PublicDomainPictures

Bisa kok, Ma. Mama bisa menggunting, mencukur, atau waxing di bagian perut. Tapi jangan gunakan krim hair removal atau laser hair removal saat hamil karena akan mengganggu pertumbuhan  janin.

Mama bisa gunakan gula jawa yang dipanaskan, oleskan ke bagian kulit yang berbulu dan tarik dengan kertas perekat untuk waxing.

7. Tanda peringatan yang harus diperhatikan

Freepik/freepik.diller

Kelebihan bulu perut selama kehamilan dapat menunjukkan Hyperandrogenisme, suatu kondisi yang jarang terjadi. Ini terjadi ketika hormon androgen seks pria diproduksi secara berlebihan. Jangan lupa konsultasikan ke dokter jika hal ini terjadi ya, Ma.

Rambut perut biasanya hilang dalam jangka waktu 6 bulan hingga 9 bulan setelah melahirkan. Namun, jika rambut tetap ada atau rambut tampak menyebar dan tumbuh lebih tebal, Mama harus berkonsultasi dengan dokter.

Itulah penjelasan mengenai rambut tumbuh di perut selama kehamilan, Ma. Mama juga bisa konsultasikan ke dokter kandungan jika merasa takut dan khawatir berujung pada sebuah penyakit tertentu. Sehat terus ya, Ma!

Artikel Asli