Ramai-ramai Ganti Pelatih, 2 Tim La Liga Tunjuk Nakhoda Baru

Liputan6.com Diupdate 10.30, 03/08 • Dipublikasikan 10.30, 03/08 • Marco Tampubolon
Manajer Arsenal Unai Emery Dipecat
Manajer Arsenal Unai Emery memberi isyarat saat menyaksikan anak asuhnya bertanding melawan Sheffield United pada pertandingan Liga Inggris di Bramall Lane, Sheffield, Inggris, 21 Oktober 2019. Manajemen Arsenal mendepak Emery di tengah performa buruk klub sejak 1992 lalu. (Oli SCARFF/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Unai Emery resmi kembali ke ajang La Liga Spanyol. Pelatih yang sempat mengadu nasib di Liga Inggris bersama Arsenal tersebut telah ditunjuk menangani Villarreal mulai musim 2020/2021. 

Villarreal menyelesaikan musim 2019/20 dibawah asuhan Javi Calleja, dan berhasil lolos ke kompetisi Eropa musim depan. Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan, manajemen tim Villarreal memilih mendatangkan Emery yang punya rekam jejak menawan bersama tim La Liga sebelumnya, Sevilla. 

Dalam rilis resmi La Liga, trofi kompetisi Eropa telah lama menjadi ambisi Villarreal. Tim asal pesisir timur Spanyol ini beberapa kali nyaris menembus partai final kompetisi Eropa, termasuk semi-final Liga Champions 2005/06 dan semi-final Piala UEFA/Liga Europa musim 2003/04, 2010/11, dan 2015/16.

Tim Kapal Selam Kuning ini juga memiliki sejarah membanggakan di kompetisi UEFA abad ke-21, dan menempati peringkat ke-24 berdasarkan koefisien klub. Sekarang, setelah gagal menembus kompetisi Eropa musim 2019/20, mereka kembali untuk musim 2020/21.

 

Sosok yang Tepat

Pelatih Arsenal, Unai Emery, melakukan selebrasi usai lolos ke final Liga Europa setelah mengalahkan Valencia di Stadion Mestalla, Valencia, Kamis (9/5). Arsenal unggul agregat 7-3 atas Valencia. (AFP/Javier Soriano)

Emery dianggap sebagai sosok yang tepat bagi Villarreal dalam mendatangkan trofi UEFA ke Stadion de la Cerámica. Emery seperti diketahui telah memenangi Liga Europa di tiga musimnya bersama Sevilla FC di tahun 2014, 2015, dan 2016. Pencapaian ini kemudian membuatnya ditarik untuk melatih klub-klub besar di Prancis dan Inggris, dimana ia sempat melatih tim sekelas PSG dan Arsenal.

Ia sempat menembus final Liga Europa bersama Arsenal, tapi kalah dari Chelsea di partai puncak.

 

Pawang Baru Kelelawar Mestalla

Javi Garcia dianggap sebagai kandidat yang tepat untuk menjadi pengganti Maurizio Sarri di Chelsea. (AFP/Ben Stansall)

Selain Villarreal, tim Valencia CF juga mendapuk nakhoda baru untuk musim depan. Lewat akun media sosialnya, Kelelawar Mestalla mengumumkan Javi Gracia sebagai pelatih baru untuk musim depan. 

Gracia, 50 tahun, adalah mantan pemain bagi Villarreal CF, Real Sociedad, dan Real Valladolid, dan memiliki segudang pengalaman sebagai pelatih. Di Spanyol, ia pernah melatih klub-klub seperti Málaga CF, CA Osasuna, dan UD Almería. Di luar itu, ia pernah melatih Watford dan Rubin Kazan.

 

Ambisi Garcia

Dalam sesi konferensi persnya, Javi Gracia menjelaskan visinya bersama Valencia. Ambisinya adalah memenangi setiap pertandingan dan ia juga menyadari situasi saat ini akan berpengaruh ke musim depan. Ia juga mengatakan bahwa ia akan memberikan kesempatan bagi para pemain muda, namun mereka juga harus bekerja keras. Gracia ingin melatih Valencia CF selama bertahun-tahun.

Saksikan juga video menarik di bawah ini

Artikel Asli